Puasa Ramadhan di Inggris: Best Memory From London oleh Dr. Hj. Mutmainnah Mustofa, M.Pd Dosen Pascasarjana UNISMA Malang

University of the Arts London (UAL) adalah salah satu collegiate university yang berlokasi di London, England. Universitas ini berspesialisasi pada bidang seni, disain, fashion, dan performing arts. UAL merupakan bagian dari persekutuan perguruan tinggi seni yang terdiri dari Camberwell College of Arts, Central Saint Martins, Chelsea College of Arts, the London College of Communication, the London College of Fashion dan Wimbledon College of Arts. UAL menerima TEF Silver. TEF (Teaching Excellence Framework) diberikan kepada perguruan tinggi yang senantiasa memberikan pengajaran, pelajaran dan hasil belajar dengan kualitas tinggi kepada mahasiswanya. Terlebih lagi, perguruan tinggi tersebut juga harus memenuhi persyaratan kualitas pendidikan nasional. Itulah mengapa saya setuju ditempatkan di University of the Arts London untuk melaksanakan Overseas Non-DegreeTraining (ONDT) dengan Host Supervisor Dr. Richard Thomas, Course Leader English and Modern Languages-The Language Centre, University of the Arts London dan Advisor Dr. Rae M Lucas, Literature Lecturer in University of the Art London, UK.

Cambridge University, London

Kegiatan ini telah terlaksana beberapa tahun silam melalui program Dana hibah Indonesia Managing Higher Education for Relevancy & Efficiency (IMHERE) yang dimenangkan oleh UNISMA Malang.  Hanya saja memori indah masih melekat di hati. Terlebih pada momen bulan Puasa Ramadhan 2020 kali ini.

Puasa pada bulan suci Ramadhan di Inggris sekitar 19 jam. Menjelang musim panas, durasi siang hari lebih panjang dari pada malamnya. Matahari terbit sekitar pukul 5 pagi dan baru terbenam pukul 21.00. Bisa dibayangkan berpuasa di negeri ujung Eropa ini berkisar 18-19 jam. Menjalankan puasa Ramadhan di Inggris terasa sangat berbeda saat di Tanah Air. Mengapa, yang pertama adalah, kita tidak akan mendengar kumandang azan Magrib penanda waktu berbuka. Tak ada pengeras suara masjid yang membangunkan warga menjelang sahur tiba. Tak ada restoran yang memasang gorden untuk menutup hidangannya, dan tidak ada penanda waktu Imsa’ dari pengeras Masjid atau Mushalla. Sunyi senyap di luar sana, nyaris nampak seperti kota tak berpenghuni. Sangat berbeda suasana dan setting puasa Ramadhan di Inggris dan di Indonesia.

Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!

Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/

Perbedaan durasi lama berpuasa adalah hal yang sangat terasa antara berpuasa di Indonesia dan Inggris. Panjangnya durasi ini menjadi tantangan tersendiri. Bagi muslim di Indonesia, pukul 17.00 sore terasa sudah sangat dekat dengan waktu berbuka. Menu buka puasa mungkin sudah siap tersaji di meja. Sementara di Inggris, pukul 17.00 matahari masih tinggi dan waktu berbuka masih 4 jam lagi.  Matahari masih bersinar cerah terang benderang, seperti pukul 12 siang waktu Indonesia.

Dengan segala perbedaan yang ada, keunikan ibadah puasa di Britania Raya sangat terasa. Waktu di Inggris tertinggal 6 jam dari waktu di Indonesia. Sehingga, ketika umat Islam di Britania Raya baru berbuka puasa (pukul 21.00) saudaranya di Indonesia sedang menikmati sahur (pukul 03.00) untuk puasa hari berikutnya. Sungguh Kuasa Allaah terhadap segala ciptaan dan kreasi-Nya…

Buka Puasa di Regent Park Mosque (Sebelum Covid-19)

Hal lain yang tak terlupakan adalah kebaikan dari ibu-ibu KBRI London untuk mengundang kami berbuka puasa di Restaurant dengan hidangan sudah matang, tapi matahari masih terang benderang, karena waktu berbukapuasa masih 1 jam lagi yaitu pukul 21.00. Meskipun demikian, panjangnya durasi puasa tak menjadi masalah besar karena matahari tidak terlalu menyengat. Musim semi di Inggris lebih dingin daripada musim hujan di Indonesia. Matahari memancarkan sinarnya, tapi suhu udara hanya berkisar 10-15°C, sehingga dahaga tak begitu terasa, suasana pegunungan, sejuk dan sangat nyaman, Subhanallaah… tentunya situasi yang saya alami beberapa tahun silam ini bisa saja berbeda dengan situasi puasa Ramadhan tahun ini di tengah pandemic Covid yang melanda Inggris dan bahkan lebih dari 150 negara di dunia.

Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!

Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/

Tantangan lain yang lebih berat dalam berpuasa di Negeri Ratu Elizabeth II adalah mengatur waktu istirahat. Waktu itu..kegiatan yang saya ikuti adalah sebelum terjadinya Covid-19, sehingga perkuliahan dilaksanakan secara tatap muka di UAL, dimulai pukul 08.00, praktis pukul 07.00 saya harus berangkat dengan naik bus 2 kali menuju UAL. Jeda waktu antara salat tarawih dan makan sahur relatif singkat. Rata-rata, salat Isya saya lakukan berjamaah di Masjid Regent Park dilakukan pukul 22.30. Tarawih dimulai pukul 23.00 dan selesai sekitar pukul 24.00.  Waktu yang tersisa untuk istirahat pun jadi sangat terbatas, mengingat pukul 02.00 pagi sudah mulai persiapan sahur, sehingga harus disiplin mengatur waktu tidur, supaya tak terlewat santap sahur. Maka seisi rumah tidak ada yang tidur, bertahan untuk menuju makan sahur, dan shalat subuh. Selesai shalat subuh barulah saya mencoba untuk mengistirahatkan tubuh sejenak, meskipun saya menyadari bahwa seorang muslim hendaknya menghindari tidur pagi meskipun tidak ada larangan yang mutlak untuk hal ini.

Selama 2 bulan di Inggris dan 20 hari puasa Ramadlan, bisa dirasakan bahwa umat Islam di Inggris sangat menghormati umat beragama lain, termasuk di bulan Ramadhan. Misalnya pengalaman menjaga ketertiban setelah salat Tarawih yang berakhir tengah malam, yang saya sendiri alami ketika berkunjung ke London pada saat sebelum Covid-19. Pengurus masjid juga mengingatkan jamaah agar tidak berisik atau ngobrol terlalu keras ketika berjalan pulang dari masjid karena bisa mengganggu warga non muslim yang sedang nyenyak beristirahat. Bahkan Duta Besar Inggris untuk Indonesia menyatakan warga di Inggris menjaga toleransi antar umat beragama termasuk saat menjalankan ibadah puasa di negara yang mayoritas penduduknya bukan Muslim. Dia juga menyatakan khususnya di kota-kota besar di Inggris, semua perusahaan faham tentang bulan puasa dan siap untuk menyesuaikan keperluan kerja dan agama. “Toleransi agama, toleransi kebudayaan, toleransi ras, juga sangat baik di Inggris.”

  • Penulis Dr. Hj. Mutmainnah Mustofa, M.Pd., Ketua Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris, Program Pascasarjana Universitas Islam Malang (UNISMA)
  • Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi http://www.kui.unisma.ac.id
  • Popular Article atau Rubrik Opini http://www.kui.unisma.ac.id adalah terbuka untuk umum. Panjang naskah sekitar 500-600 kata (berbahasa Indoneisa atau bahasa Internasional). Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
  • Naskah dikirim ke alamat e-mail: kui@unisma.ac.id
  • Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.

Uzbekistan: Satu Negara, Dua Bahasa dan Tiga Aksara oleh Prayitno Tri Laksono Dosen FKIP UNISMA dan Pengajar BIPA PPSDK di Uzbekistan State World Languages University

Bahasa adalah alat komunikasi terpenting dalam kehidupan manusia di manapun mereka berada. Keberadaan bahasa tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sosial bermasyarakat untuk saling berkomunikasi dan saling memahami.

Tanpa memahami bahasa suatu negara, kemungkinan besar akan mengalami kesulitan dalam beradaptasi dan berkomunikasi. Pun demikian, ketika kita tidak mau mempelajari bahasa baru di negara lain berarti kita tidak mau menikmati kehidupan baru di negara tersebut. Hal ini akan menyulitkan kita untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan masyarakat baru di negara tersebut.

Dalam benak saya saat pertama kali mendengar negara Uzbekistan, bahasa nasional yang digunakan di sana adalah bahasa yang memiliki kemiripan dengan bahasa di negara-negara timur tengah. Akan tetapi, prediksi saya kala itu salah total. Bahasa nasional yang digunakan di Uzbekistan adalah bahasa Uzbek dengan jenis bahasa yang total berbeda dengan bahasa di Timur Tengah lainnya.

Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!

Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/

Bahasa Uzbekistan memiliki tingkat kerumitan yang tinggi jika dibandingkan dengan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Dalam Uzbekistan, terdapat lebih dari lima jenis tingkatan sesuai dengan situasi penggunaan dan dengan siapa kita berbicara. Ketika kita berbicara dengan teman sejawat, tentu berbeda dengan ketika kita berbicara dengan orang tua, pejabat biasa, pejabat negara bahkan dengan presiden. Pilihan kata dan susunan kalimatnya pun berbeda. Tingkat kesulitan inilah yang menyebabkan pelajaran bahasa Uzbekistan tetap ada hingga pada jenjang pendidikan tinggi di universitas. Para mahasiswa tetap mendapatkan pelajaran bahasa Uzbek agar mereka bisa tetap menggunakan bahasa Uzbek dengan baik dan benar.

Hal yang sangat mengejutkan saya selama tinggal di Uzbekistan adalah popularitas bahasa Uzbek ternyata kalah dengan popularitas bahasa Rusia. Seperti yang kita ketahui bersama, Uzbekistan adalah salah satu negara pecahan dari Uni Soviet yang merdeka pada tahun 1991 silam. Selama di bawah kekuasaan Uni Soviet, masyarakat Uzbekistan diwajibkan menggunakan bahasa Rusia di semua bidang bahkan hingga sekarang masyarakat Uzbekistan masih ada yang tidak bisa dan tidak mengerti bahasa Uzbek karena mereka lahir dari generasi nenek moyang yang hanya menggunakan bahasa Rusia. Jadi, di sini masyarakat minimal sudah menguasai bahasa Rusia sebagai bahasa asing dan bahasa kedua mereka setelah bahasa Uzbek.

Khusus untuk kondisi bahasa di Tashkent, ibu kota Uzbekistan, bahasa yang digunakan mayoritas adalah masih bahasa Rusia oleh masyarakat di sini.

Hal tersebut disebabkan oleh masih banyak orang Rusia yang tinggal di Tashkent dan mereka tidak kembali ke Rusia setelah runtuhnya kekuasaan Uni Soviet 27 tahun lalu. Kemampuan berbahasa masyarakat Uzbekistan di bagi menjadi dua. Pertama, masyarakat asli Uzbek tanpa keturunan darah Rusia, mereka bisa dua bahasa yaitu bahasa Uzbek dan Rusia. Kedua, masyarakat Rusia atau keturunan Rusia dan Uzbek, rata-rata mereka hanya mengerti bahasa Rusia dan enggan belajar bahasa Uzbek. Kondisi tersebut juga berdampak serius terhadap dunia pendidikan di Uzbekistan. Berdasarkan kenyataan itu, kelas-kelas di sekolah dan kampus dibagi menjadi dua jenis, yaitu kelas berbahasa Uzbek dan kelas berbahasa Rusia. Hal ini ditujukan untuk bisa mewadahi masyarakat yang tidak dapat mengerti bahasa Uzbekistan/Rusia.

Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!

Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/

Hal menarik lainnya selain pembagian kelas menjadi dua adalah aksara yang digunakan di negara ini ada tiga jenis. Pertama, menggunakan bahasa Uzbekistan dengan aksara alfabet normal. Kedua, menggunakan bahasa Uzbekistan dengan aksara sirilik. Ketiga, menggunakan bahasa Rusia dengan aksara sirilik. Ketiga jenis akasara dan bahasa tersebut tersebar di setiap sudut kota. Ketika pertama kali datang dan tinggal di Uzbekistan, masalah bahasa dan aksara inilah yang membuat saya cukup lama untuk beradaptasi dan belajar. Kurang lebih hampir 4 bulan saya baru bisa memahami jenis bahasa dan akasara sirilik yang digunakan oleh masyarakat Uzbekistan.

Dalam kepentingan dokumen resmi, pemerintah Uzbekistan masih menggunakan akasara sirilik meskipun dengan bahasa Uzbekistan. Penggunaan huruf tersebut ternyata bertujuan untuk memudahkan semua lapisan dan generasi masyarakat Uzbekistan dalam memahaminya. Berdasarkan hasil wawancara dengan warga lokal, memang benar masih banyak generasi tua yang tidak bisa membaca dalam aksara alfabet biasa. Mereka hanya bisa memahami aksara sirilik dalam bahasa Uzbekistan maupun Rusia.

  • Penulis Prayitno Tri Laksono, M.Pd., Dosen FKIP UNISMA Malang, Pengajar BIPA PPSDK di Uzbekistan State World Languages University
  • Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi http://www.kui.unisma.ac.id
  • Popular Article atau Rubrik Opini http://www.kui.unisma.ac.id adalah terbuka untuk umum. Panjang naskah sekitar 500-600 kata (berbahasa Indoneisa atau bahasa Internasional). Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
  • Naskah dikirim ke alamat e-mail: kui@unisma.ac.id
  • Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.

Menghadirkan Bahagia Spiritual di Tanah Suci oleh Dr. Hj. Ana Rokhmatussa’diyah, SH., MH. Dosen Fakultas Hukum UNISMA Malang

Travelling  ke berbagai belahan bumi aau negara yang paling saya sukai adalah ke tanah suci (Makkah dan Madinah). Meski sudah berkali-kali mengunjunginya, tetapi tetap saja berhasrat besar dan kuat untuk Kembali kesana. Terasa ada ketenangan atau kebahagiaan yang sulit diungkapkan yang memanggilnya. Alhamdulillah, Allah memberikan Kesehatan dan kekuatan untuk bisa mengunjungi “RumahNya” (Baitullah) bersama para jamaah.

            Memang logis kalau ada yang beranggapan, bahwa bisnis travelling, apalagi ke sejumlah negara, khususnya ke tanah suci  atau ke tanah Arab seperti Makkah dan Madinah, sangatlah menguntungkan secara ekonomi, karena animo masyarakat sendiri untuk berangkat (mengunjungi) tanah suci (Makkah dan Madinah) sangatlah luar biasa, sehingga kalau dilihat dari pembiayaan dan tingkat konsumen, lantas dihitung dengan pengeluarannya, mestilah bernilai keuntungan.

            Kalau dilihat  dari sisi itu, tidak ada pihak pengelola travellig  yang   mengingkarinya. Mana ada bisnis atau pengelolaan modal (Keuangan) dalam jumlah besar dengan resiko yang besar pula yang tidak menggunakan logika keuntungan. Mana ada jerih payah yang ditunjukkan dengan mengerahkan banyak aspek yang tidak mempertimbangkan keuntungan lahir dan batin (psikologis dan spiritualitas).

            Itu juga mencerminkan model usaha atau kinerja yang merambah atau memasuki wilayah global, melintasi berbagai negara, atau menghadirkan diri di tengah keragaman masyarakat dari seluruh penjuru dunia, yang tentu saja menjadi tantangan  tersendiri bagi siapapun yang terjun di  bisnis travelling seperti yang saya jalani. Saya menyukainya, karean diluar kepentingan dapat keuntungan dan membantu menghidupi (memberikan penghasilan) pada banyak karyawan dan pihak lain, saya merasa bahwa kekurangan saya dalam hidup ini, terutama dalam perbuatan khilaf dan salah, diberi kesempatan oleh Allah untuk meminta maghfirohNya.

Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!

Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/

            Barangkali atas dasar itu, banyak kawan-kawan lainnya terjun di dunia bisnis travelling. Mereka, dalam beberapa hal, tentulah   sama dalam mewujudkan misinya, yakni bisa memberikan yang terbaik untuk konsumen atau masyarakat yang membutuhkan layanan, disamping tentu saja mendapatkan keuntungan yang tidak sedikit.

            Bagi saya, yang jelas mengantarkan ribuan orang ke tanah suci merupakan kebahagiaan terndiri secara lahir dan batin. Dipercaya ribuan konsumen untuk menjadi “pelayan” atau “pendamping” merupakan apresiasi istimewa, yang bagi saya mengesankan kalau saya identik sebagai seseorang yang sudah banyak tahu, paham, atau mengenal tanah suci, sehingga dapat menghadirkan kepuasan lahir dan batin.

jamaah Umroh UNISMA Malang bersama PT. Basmallah Utama Tour

            Dipercaya dengan posisi atau peran seperti itu, membuat saya terpanggiil untuk berupaya dengan maksimal dalam memberikan pelayanan, pendampingan atau pengantaran yang mencoba saya selaraskan dengan keinginan mereka (konsumen).

            Kalau kenginan mereka di tanah suci bisa terpenuhi, saya menilainya, bahwa Sebagian kebahagian lahir dan batinnya terpenuhi. Pemenuhan atas kebahagiaan inilah yang tidak mudah, karena setidaknya dua hal harus terlaksana, yakni kegiatan pendampingan saat masyarakat  (konsumen) membutuhkan atau harus menjalankan kegiatan-kegiata spiritualitas maupun kegiatan-kegiatan rekreatif, yang setidaknya dari kepentingan kepuasa kultural.

            Kegiatan pertama dan utama yang berdimensi spiritual atau bertujuan pada penguatan spiritualitas adalah terwujudnya aktifitas para jamaah (konsumen) dengan mengunjungi dan menjalakan ajaran Islam, baik dalam bentuk kegiatan wajib maupun sunnah, yang diantaranya menjalankan rangkaian ibadah haji maupun umroh.

Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!

Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/

Biasanya, saya membawa jamaah dengan mengunjungi sejumlah tempat atau destinasi. Artinya “bertamu” ke Mekkah Arab Saudi tidak lengkap rasanya jika tidak melihat sisi historis dan perkembangan tempat sakral yang kami kunjungi, terutama dua masjid suci umat Islam yaitu masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Sejarah keduanya dapat  dilihat atau diketahui  di Museum Haramain.  Museum yang dibangun oleh Raja Fahd bin Abdul Aziz ini dikenal dengan sebutan The Exhibition of Two Holy Mosques Architecture, di masjid ini kita bisa mempelajari mulai dari seluk beluk dan sejarah Masjidil Haram di Mekkah dan Masjidil Haram Madinah.

viva.com

Museum Haramain itu terletak di sisi luar kota mekkah, tepatnya di jalan akses Mekkah-Jeddah lama yakni di kawasan Al Hamra. Museum Haramain ini terdiri dari tujuh ruangan. Bagian pertama saat kita memasuki bagian depan museum, kita dimanjakan dengan ruangan berisikan gambar dan model dua masjid dari masa ke masa dari mulai sebelum perluasan sampai dengan setelah perluasan. Bagian kedua ada ruang masjidil haram, yang berisikan barang-barang antik yang berhubungan dengan masjidil haram, selanjutnya bagian ketiga ada ruang Ka’bah yang berisi benda-benda yang berhubungan dengan ka’bah seperti kain kiswah, pintu ka’bah, kayu penyangga ka’bah dan lainnya.

Museum Haramain itu hanya salah satu tempat dari sekian banyak tempat yang kita kunjungi, yang sejatinya memcerminkan bahwa kalau mencari dan mendatangi obyek wisata saat bearada di tanah Arab, sangatlah banyak. Namun demikian, saya mesti mengingatkan, khususnya pada diri saya, bahwa “bertamu” ke tanah suci adalah mencari bahagia spiritual di “rumah” Allah, sehingga fokus penyelenggaraan kegiatan ke tanah suci, adalah bagiamana membua diri ini merasa bisa lebih dekat dalam proses berhablumminallah.

  • Penulis Dr. Hj. Ana Rokhmatussa’diyah, SH., MH, Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Malang, Penulis sejumlah Buku, Ketua Pokja 1 TP PKK Kota Malang, Owner PT. Basmallah Utama Tour
  • Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi http://www.kui.unisma.ac.id
  • Popular Article atau Rubrik Opini http://www.kui.unisma.ac.id adalah terbuka untuk umum. Panjang naskah sekitar 500-600 kata (berbahasa Indoneisa atau bahasa Internasional). Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
  • Naskah dikirim ke alamat e-mail: kui@unisma.ac.id
  • Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.

Budaya dan Karakteristik Warga Jepang oleh: Erika Takagi Mahasiswi UNISMA Malang asal Jepang

kui.unisma.ac.id, 16 Mei 2020. Dalam beberapa tahun terakhir, kata-kata Jepang seperti Tokyo, Kawaii, Samurai, dan Sakura telah menjadi terkenal di seluruh dunia. Secara khusus, karena penyebaran budaya pop yang berpusat pada anime (animasi khas jepang) dan manga (komik gaya jepang), pertumbuhan ekonomi, dan banyak warisan berdasarkan latar belakang sejarah, budaya yang unik bagi negara-negara pulau Jepang telah menjadi diakui di dunia. Saya mau memperkenalkan beberapa budaya dan karakteristik orang Jepang yang telah dibentuk oleh itu.

Budaya tradisional adalah ciri khas budaya Jepang. Ada budaya yang unik dari dulu, seperti gulat sumo di Jepang, panggung teater Kabuki, dan tarian tradisional.

Kimono, pakaian tradisional Jepang, dikenakan di acara-acara tradisional dan festival yang diadakan setiap tahun di masing-masing dari empat musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Seorang samurai yang dikenal sebagai samurai Jepang juga mengenakan kimono.

Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!

Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/

Dikatakan bahwa 60% orang Jepang adalah ateis.
Namun, pada kenyataannya, diyakini bahwa banyak orang memiliki kepercayaan yang dangkal pada Buddhisme dan Shinto hanya karena mereka tidak sadar. Ini karena Buddhisme atau Shinto memengaruhi kepada orang Jepang mengunjungi kuil dan sisa-sisa peristiwa tradisi tersebut dapat dilihat.

Selain itu, ada banyak “Warisan Dunia” di Jepang, warisan alam termasuk Gunung Fuji, gunung tertinggi di Jepang, banyak kuil, dan makanan tradisi Jepang. Popularitasnya dapat dipahami dari kenyataan bahwa ia telah mendapat perhatian dunia karena kelezatannya, kualitas artistiknya, dan kesehatan makanan Jepang. Dari sushi yang terkenal, selain budaya makanan yang menggunakan sumpit dan karakteristik makanan Jepang di mana nasi adalah makanan pokok. Selain itu, di Jepang ada budaya makanan mentah yang tidak ditemukan di negara lain. Di balik budaya yang suka makan mentah bahkan ada juga budaya memakan ikan, daging dan telur yang merupakan bagian dari sejarah Jepang.

teater kabuki (livejapan.com)

Dan ada tiga jenis karakter dalam bahasa Jepang: Hiragana, Katakana dan Kanji. Selain itu, ada beberapa tingkat kata sopan di Jepang, dan karena mereka memiliki perbendaharaan kata dan frasa yang berbeda dengan makna yang sama, mereka kadang-kadang disebut bahasa yang sulit.
Budaya yang menghormati orang yang umurnya lebih tua, orang tua, dan guru merupakan ciri khas salam seperti kehormatan dan salam dengan membungkuk.

Karakteristik lain dari transportasi umum Jepang adalah benar-benar tepat waktu dan bahwa bus, kereta api, dan kereta peluru tersedia di mana-mana. Fakta bahwa peraturan dan konsesi lalu lintas dinilai di jalan dan bahwa berbagai kebijakan keselamatan jalan diterapkan di jalan mungkin menjadi alasan mengapa ada lebih sedikit kecelakaan lalu lintas daripada di negara lain.

Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!

Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/


Selain itu, pemikiran Jepang seperti itu yang menghargai disiplin dimasukkan ke dalam kurikulum.
Di sekolah-sekolah Jepang, tindakan dan disiplin kolektif adalah penting, dan salah satunya adalah penyediaan seragam dan aturan ketat untuk setiap sekolah. Diyakini bahwa posisi berdiri individu dalam massa, yang dikembangkan melalui pendidikan semacam itu, didasarkan pada kepribadian orang Jepang yang menghindari tabrakan dan mengutamakan orang lain. Selain itu, lingkungan di mana tidak ada sampah di kota dan sifat komitmen antusias untuk bekerja sangat terkait dengan hubungan dengan orang-orang di sekitar kita.


Rasa malu memainkan peran utama dalam membimbing emosi orang sebagai panduan untuk tindakan mereka. Itu dianggap memalukan bagi tindakan tanpa moral, dan dapat dikatakan bahwa norma perilaku Jepang adalah untuk selalu bertindak dengan cara yang memperhatikan pikiran, pendapat, perilaku dan disiplin lingkungan sekitar.

Saya akan senang jika Anda bisa memperdalam pemahaman dan minat Anda di Jepang di masa depan dengan mengetahui budaya eksternal dan internal Jepang dan latar belakangnya.

  • Penulis Erika Takagi adalah Mahasiswa, Program Darmasiswa Kemdikbud RI di Universitas Islam Malang (UNISMA)
  • Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi http://www.kui.unisma.ac.id
  • Popular Article atau Rubrik Opini http://www.kui.unisma.ac.id adalah terbuka untuk umum. Panjang naskah sekitar 500-600 kata (berbahasa Indoneisa atau bahasa Internasional). Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
  • Naskah dikirim ke alamat e-mail: kui@unisma.ac.id
  • Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.

Menjaga Ukhuwah di Tengah Pandemi Covid-19

OIA UNISMA Malang. Tepat tanggal 2 Maret 2020 lalu, pemerintah secara resmi mengumumkan bahwa dua warga negara Indonesia telah terpapar virus 2019-nCov atau yang lebih dikenal dengan Covid-19. Dikutip dari www.kemenkes.go.id, virus Covid-19 ini merupakan salah satu virus yang termasuk dalam keluarga coronavirus yang menyebabkan penyakit kategori ringan hingga berat, seperti flu, pilek, dan penyakit serius lainnya seperti MERS dan SARS. Sampai saat ini kasus penyebaran virus Covid-19 terus mengalami peningkatan. Dilansir dari www.covid19.co.id tentang perkembangan kasus Covid-19 di Indoneisa per tanggal 14 Mei 2020 sudah terdapat sebanyak 16.006 kasus, total korban meninggal sebanyak 1.043 orang, dan yang dinyatakan sembuh sebanyak 3.518 pasien. Saat ini telah banyak upaya pemerintah untuk mengurangi penyebaran Covid-19 ini, mulai dari menerapkan phisical distancing, work from home, study from home, anjuran menggunakan masker dan mencuci tangan, hingga memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Ini tentunya merupakan tantangan besar bagi pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia untuk bisa melawan penyebaran virus Covid-19 secara bersama-sama.

Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!

Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/

Dalam keadaan seperti ini, banyak sekali pihak yang mengalami kerugian karena banyak kegiatan yang tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. Ditambah lagi, kemunculan pandemi ini juga bertepatan dengan bulan Ramadhan. Bulan ramadhan kali ini tentunya akan sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Banyak hal yang harus dibatasi. Dari sinilah kekompakan kita sebagai masyarakat dan umat muslim diuji untuk tetap menjaga ukhuwah di tengah pandemi sebagaimana Rasulullah SAW pernah bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim bahwa orang mukmin itu bagaikan satu jasad atau bagaikan bangunan yang saling mengukuhkan.

Lalu, bagaimana cara menjaga ukhuwah di tengah pandemi seperti saat ini?

Sebagai manusia, makhluk berakal yang beragama dan berbangsa, sudah selayaknya bagi kita untuk bisa meningkatkan rasa kemanusian terhadap sesama dengan saling peduli dan mengasihi satu sama lain apalagi di masa sulit seperti saat ini. Hal tersebut dapat kita lakukan dengan cara meningkatkan kualitas ukhuwah kita di tengah pandemi ini.

Kementerian Agama Republik Indonesia telah mengeluarkan Surat Edaran No. 6 Tahun 2020 tentang kebijakan sholat tarawih dan sholat ied serta ibadah-ibadah lainnya yang bersifat bergerombol untuk dilakukan di rumah. Praktik ukhuwah islamiyah kita diuji di momen ini. Kebijakan tersebut tentunya tidak bisa dijadikan sebagai alasan untuk tidak melaksanakan segala bentuk kewajiban dan ibadah walaupun dalam keterbatasan ruang gerak. Sebagai masyarakat yang gemar berkumpul dan bersilaturahmi, kebijakan semacam itu tentu saja sangat berat untuk diterima. Namun, hal demikian juga bisa menjadi praktik dari ukhuwah wathoniyah, sebagimana disampaikan dalam Q.S. An-Nisa : 59, “Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan Rasul-Nya, dan ulil amri di antara kamu.” Kebijakan yang dikeluarkan pemerintah tidak lain merupakan bagian dari upaya untuk ‘memerangi’ wabah dan dibutuhkan kerja sama dan kekompakan yang baik dari semua pihak.

Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!

Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/

Pemerintah tidak bisa dijadikan satu-satunya pihak yang dibebankan untuk mengatasi masalah seperti ini. Praktik ukhuwah basyariyah bisa menjadi bagian yang tidak kalah penting dalam membantu meringankan beban sesama di tengah pandemi seperti ini. Semua pihak dapat terlibat bahkan dapat dimulai dari hal-hal yang sederhana. Seperti yang dilansir dari harianmerapi.com bahwa ada seorang ibu di Desa Tirtoadi, Kabupaten Sleman yang membagikan sayur mayur segar dengan dibungkus dengan plastik dan dibagikan secara gratis kepada tetangganya yang diketahui banyak mengalami pemberhentian kerja karena pandemi.

Keterangan Gambar: Ardiati bagikan sayuran gratis di depan rumah.
 (Sumber gambar : www.harianmerapi.com)

Membangun ukhuwah tidak hanya terjadi dengan tindakan-tindakan besar. Semua bermula dari hal-hal kecil yang terus bertumbuh menjadi besar. Pandemi ini merupakan tantangan bagi masyarakat dunia, termasuk bangsa Indonesia pada khususnya. Keberadaan pandemi yang cukup menyulitkan ruang gerak masyarakat jangan sampai menjadi alasan untuk tercerai berai. Ini waktunya bagi bangsa Indonesia untuk menunjukkan kekompakan dan persatuan karena dalam upaya melawan Covid-19 dibutuhkan sikap persaudaraan sebangsa dan setanah air tanpa memandang perbedaan ras, agama dan jabatan.

  • Penulis Nurul Laili adalah Mahasiswa, Program Studi Agribisnis, Universitas Islam Malang (UNISMA)
  • Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi http://www.kui.unisma.ac.id
  • Popular Article atau Rubrik Opini http://www.kui.unisma.ac.id adalah terbuka untuk umum. Panjang naskah sekitar 500-600 kata (berbahasa Indoneisa atau bahasa Internasional). Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
  • Naskah dikirim ke alamat e-mail: kui@unisma.ac.id
  • Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.

Puasa dan Tatanan Baru Kehidupan Manusia

Artikel ini telah terbit di TIMESINDONESIA, MALANG – dan ditayangkan ulang oleh http://kui.unisma.ac.id. Menarik sekali membaca tulisan Prof. Drs. Sutiman Bambang Sumitro, SU, D. Sc mantan Dekan Fakultas MIPA Unisma Malang tentang bagaimana menghadap virus covid 19. Virus ini akan terus ada dan sulit berharap akan bisa hilang seratus persen. Keberadaannya akan terus menyesuaikan dengan melakukan mutasi, bahkan bisa jadi akan muncul yang baru.

Artikel Selengkapnya di : https://www.timesindonesia.co.id/read/news/271503/puasa-dan-tatanan-baru-kehidupan-manusia

Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!

Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/

Atau bisa juga langsung ke UNISMA Malang (dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19), di Jalan Mayjen Haryono, 193, Malang, Jawa Timur 65144

UNISMA Malang:

  • Dari NU untuk Indonesia dan Peradaban Dunia
  • Terakreditasi BAN-PT Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
  • Memiliki mahasiswa, mitra, dan alumni dari 28 negara, seluruh wilayah Indonesia, dan dari berbagai suku dan agama.
  • Menerima Penghargaan the Best Performing University of the Year
  • PTS peringkat 3 (LLDIKTI Wilayah VII dari 326 institusi pendidikan tinggi di Provinsi Jawa Timur)
  • Ditunjuk Kemenristek RI sebagai Lembaga Penelitian Klaster Utama, dengan anggaran penelitian Rp. 15 miliar per tahun.
  • 100 universitas terbaik, dari 2.141 institusi pendidikan tinggi non-kejuruan se Indonesia.

Daftar sekarang dan bergabunglah dengan kami di UNISMA Malang! http://pmb.unisma.ac.id/

Pilihan Program Studi di UNISMA Malang:http://pmb.unisma.ac.id/

  • Prodi Administrasi Bisnis
  • Prodi Administrasi Publik
  • Prodi Agribisnis
  • Prodi Agroteknologi
  • Prodi Ahwal Al Syakhsyiyah
  • Prodi Akuntansi
  • Prodi Biologi
  • Prodi Farmasi
  • Prodi Ilmu Hukum
  • Prodi Ilmu Peternakan
  • Prodi Manajemen
  • Prodi Pendidikan Agama
  • Prodi Pendidikan Bahasa Arab
  • Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
  • Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
  • Prodi Pendidikan Dokter
  • Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtida’iyah (PGMI)
  • Prodi Pendidikan Guru Roudlotul Athfal (PGRA)
  • Prodi Pendidikan Matematika
  • Prodi Perbankan Syari’ah
  • Prodi Teknik Elektro
  • Prodi Teknik Mesin
  • Prodi Teknik Sipil
  • Profesi Dokter
  • Magister Pendidikan Agama Islam
  • Magister Hukum Islam
  • Magister Manajemen
  • Magister Pendidikan Bahasa Indonesia
  • Magister Pendidikan Bahasa Inggris
  • Magister Ilmu Administrasi
  • Magister Kenotariatan
  • Magister Peternakan
  • Program Doktor Pendidikan Islam Multikultural

Bersahabatlah dengan Keadaan

Artikel ini telah terbit di TIMESINDONESIA, MALANG – dan ditayangkan ulang oleh http://kui.unisma.ac.id. Terkadang kita ini sering terkaget kaget dengan keadaan yang berubah. Padahal sejatinya, keadaan itu akan terus berubah menyesuaikan dengan keadaan zaman. Terkait dengan musim misalnya. Dulu kota Malang ini udaranya sangat dingin hampir di sepanjang tahun. Sekarang sudah banyak berubah, karena sudah lebih banyak panasnya.

Artikel Selengkapnya di: https://www.timesindonesia.co.id/read/news/271488/bersahabatlah-dengan-keadaan

Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!

Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/

Atau bisa juga langsung ke UNISMA Malang (dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19), di Jalan Mayjen Haryono, 193, Malang, Jawa Timur 65144

UNISMA Malang:

  • Dari NU untuk Indonesia dan Peradaban Dunia
  • Terakreditasi BAN-PT Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
  • Memiliki mahasiswa, mitra, dan alumni dari 28 negara, seluruh wilayah Indonesia, dan dari berbagai suku dan agama.
  • Menerima Penghargaan the Best Performing University of the Year
  • PTS peringkat 3 (LLDIKTI Wilayah VII dari 326 institusi pendidikan tinggi di Provinsi Jawa Timur)
  • Ditunjuk Kemenristek RI sebagai Lembaga Penelitian Klaster Utama, dengan anggaran penelitian Rp. 15 miliar per tahun.
  • 100 universitas terbaik, dari 2.141 institusi pendidikan tinggi non-kejuruan se Indonesia.

Daftar sekarang dan bergabunglah dengan kami di UNISMA Malang! http://pmb.unisma.ac.id/

Pilihan Program Studi di UNISMA Malang:http://pmb.unisma.ac.id/

  • Prodi Administrasi Bisnis
  • Prodi Administrasi Publik
  • Prodi Agribisnis
  • Prodi Agroteknologi
  • Prodi Ahwal Al Syakhsyiyah
  • Prodi Akuntansi
  • Prodi Biologi
  • Prodi Farmasi
  • Prodi Ilmu Hukum
  • Prodi Ilmu Peternakan
  • Prodi Manajemen
  • Prodi Pendidikan Agama
  • Prodi Pendidikan Bahasa Arab
  • Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
  • Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
  • Prodi Pendidikan Dokter
  • Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtida’iyah (PGMI)
  • Prodi Pendidikan Guru Roudlotul Athfal (PGRA)
  • Prodi Pendidikan Matematika
  • Prodi Perbankan Syari’ah
  • Prodi Teknik Elektro
  • Prodi Teknik Mesin
  • Prodi Teknik Sipil
  • Profesi Dokter
  • Magister Pendidikan Agama Islam
  • Magister Hukum Islam
  • Magister Manajemen
  • Magister Pendidikan Bahasa Indonesia
  • Magister Pendidikan Bahasa Inggris
  • Magister Ilmu Administrasi
  • Magister Kenotariatan
  • Magister Peternakan
  • Program Doktor Pendidikan Islam Multikultural

Kurangnya Persatuan dan Banyaknya Dosa Penyebab Ujian Datang

Artikel ini telah terbit di TIMESINDONESIA, MALANG – dan ditayangkan ulang oleh http://kui.unisma.ac.id. Hari hari ini hampir semua masyarakat Indonesia focus fikirannya bagaimana menangani Covid 19 dengan berbagai dampak turunannya. Perekonomian yang seret, pekerjaan yang terhenti, keinginan mudik yang belum bisa terpenuhi, dan berbagai hal lain yang menghantui fikiran.

Artikel Selengkapnya di: https://www.timesindonesia.co.id/read/news/271033/ujian-datang-karena-kurangnya-persatuan-dan-banyaknya-dosa

Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!

Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/

Atau bisa juga langsung ke UNISMA Malang (dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19), di Jalan Mayjen Haryono, 193, Malang, Jawa Timur 65144

UNISMA Malang:

  • Dari NU untuk Indonesia dan Peradaban Dunia
  • Terakreditasi BAN-PT Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
  • Memiliki mahasiswa, mitra, dan alumni dari 28 negara, seluruh wilayah Indonesia, dan dari berbagai suku dan agama.
  • Menerima Penghargaan the Best Performing University of the Year
  • PTS peringkat 3 (LLDIKTI Wilayah VII dari 326 institusi pendidikan tinggi di Provinsi Jawa Timur)
  • Ditunjuk Kemenristek RI sebagai Lembaga Penelitian Klaster Utama, dengan anggaran penelitian Rp. 15 miliar per tahun.
  • 100 universitas terbaik, dari 2.141 institusi pendidikan tinggi non-kejuruan se Indonesia.

Daftar sekarang dan bergabunglah dengan kami di UNISMA Malang! http://pmb.unisma.ac.id/

Pilihan Program Studi di UNISMA Malang:http://pmb.unisma.ac.id/

  • Prodi Administrasi Bisnis
  • Prodi Administrasi Publik
  • Prodi Agribisnis
  • Prodi Agroteknologi
  • Prodi Ahwal Al Syakhsyiyah
  • Prodi Akuntansi
  • Prodi Biologi
  • Prodi Farmasi
  • Prodi Ilmu Hukum
  • Prodi Ilmu Peternakan
  • Prodi Manajemen
  • Prodi Pendidikan Agama
  • Prodi Pendidikan Bahasa Arab
  • Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
  • Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
  • Prodi Pendidikan Dokter
  • Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtida’iyah (PGMI)
  • Prodi Pendidikan Guru Roudlotul Athfal (PGRA)
  • Prodi Pendidikan Matematika
  • Prodi Perbankan Syari’ah
  • Prodi Teknik Elektro
  • Prodi Teknik Mesin
  • Prodi Teknik Sipil
  • Profesi Dokter
  • Magister Pendidikan Agama Islam
  • Magister Hukum Islam
  • Magister Manajemen
  • Magister Pendidikan Bahasa Indonesia
  • Magister Pendidikan Bahasa Inggris
  • Magister Ilmu Administrasi
  • Magister Kenotariatan
  • Magister Peternakan
  • Program Doktor Pendidikan Islam Multikultural

Kompetensi dan Karir Guru

Artikel ini telah terbit di TIMESINDONESIA, MALANGdan ditayangkan ulang oleh http://kui.unisma.ac.id. Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), baik sebagai substansi materi ajar maupun piranti penyelenggaraan pembelajaran, terus berkembang. Dinamika ini menuntut guru selalu meningkatkan dan menyesuaikan kompetensinya agar mampu mengembangkan dan menyajikan materi pelajaran yang aktual dengan menggunakan berbagai pendekatan, metode dan teknologi pembelajaran terkini. Hanya dengan cara itu guru mampu menyelenggarakan pembelajaran yang berhasil mengantarkan peserta didik memasuki dunia kehidupan sesuai dengan kebutuhan dan tantangan pada zamannya. Sebaliknya, ketidakmauan dan ketidakmampuan guru menyesuaikan wawasan dan kompetensi dengan tuntutan perkembangan lingkungan profesinya justru akan menjadi salah satu faktor penghambat ketercapaian tujuan pendidikan dan pembelajaran.

rtikel selengkapnya di: https://www.timesindonesia.co.id/read/news/271063/esensi-peningkatan-kompetensi-dan-karir-guru

Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!

Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/

Atau bisa juga langsung ke UNISMA Malang (dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19), di Jalan Mayjen Haryono, 193, Malang, Jawa Timur 65144

UNISMA Malang:

  • Dari NU untuk Indonesia dan Peradaban Dunia
  • Terakreditasi BAN-PT Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
  • Memiliki mahasiswa, mitra, dan alumni dari 28 negara, seluruh wilayah Indonesia, dan dari berbagai suku dan agama.
  • Menerima Penghargaan the Best Performing University of the Year
  • PTS peringkat 3 (LLDIKTI Wilayah VII dari 326 institusi pendidikan tinggi di Provinsi Jawa Timur)
  • Ditunjuk Kemenristek RI sebagai Lembaga Penelitian Klaster Utama, dengan anggaran penelitian Rp. 15 miliar per tahun.
  • 100 universitas terbaik, dari 2.141 institusi pendidikan tinggi non-kejuruan se Indonesia.

Daftar sekarang dan bergabunglah dengan kami di UNISMA Malang! http://pmb.unisma.ac.id/

Pilihan Program Studi di UNISMA Malang:http://pmb.unisma.ac.id/

  • Prodi Administrasi Bisnis
  • Prodi Administrasi Publik
  • Prodi Agribisnis
  • Prodi Agroteknologi
  • Prodi Ahwal Al Syakhsyiyah
  • Prodi Akuntansi
  • Prodi Biologi
  • Prodi Farmasi
  • Prodi Ilmu Hukum
  • Prodi Ilmu Peternakan
  • Prodi Manajemen
  • Prodi Pendidikan Agama
  • Prodi Pendidikan Bahasa Arab
  • Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
  • Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
  • Prodi Pendidikan Dokter
  • Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtida’iyah (PGMI)
  • Prodi Pendidikan Guru Roudlotul Athfal (PGRA)
  • Prodi Pendidikan Matematika
  • Prodi Perbankan Syari’ah
  • Prodi Teknik Elektro
  • Prodi Teknik Mesin
  • Prodi Teknik Sipil
  • Profesi Dokter
  • Magister Pendidikan Agama Islam
  • Magister Hukum Islam
  • Magister Manajemen
  • Magister Pendidikan Bahasa Indonesia
  • Magister Pendidikan Bahasa Inggris
  • Magister Ilmu Administrasi
  • Magister Kenotariatan
  • Magister Peternakan
  • Program Doktor Pendidikan Islam Multikultural

Membumikan Spiritualitas Sosial

Artikel ini telah terbit di TIMESINDONESIA, MALANGdan ditayangkan ulang oleh http://kui.unisma.ac.id. Kita (kaum beragama) memang banyak yang paham, bahwa kezaliman merupakan perilaku yang bercorak menista, menyakiti, menyulitkan, dan mengakibatkan terjadinya kesengsaraan pada orang lain. Orang lain atau komunitas yang sedang menderita atau dibikin sengsara ini disebut dengan mustadh’afin, yang diterjemahkan oleh Jalaluddin rahmat dengan “orang-orang yang telah dibuat menderita”  atau orang-orang kecil yang sedang dibikin sengsara.

artikel selengkapnya di: https://www.timesindonesia.co.id/read/news/271051/pembumian-spiritualitas-sosial

Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!

Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/

Atau bisa juga langsung ke UNISMA Malang (dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19), di Jalan Mayjen Haryono, 193, Malang, Jawa Timur 65144

UNISMA Malang:

  • Dari NU untuk Indonesia dan Peradaban Dunia
  • Terakreditasi BAN-PT Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
  • Memiliki mahasiswa, mitra, dan alumni dari 28 negara, seluruh wilayah Indonesia, dan dari berbagai suku dan agama.
  • Menerima Penghargaan the Best Performing University of the Year
  • PTS peringkat 3 (LLDIKTI Wilayah VII dari 326 institusi pendidikan tinggi di Provinsi Jawa Timur)
  • Ditunjuk Kemenristek RI sebagai Lembaga Penelitian Klaster Utama, dengan anggaran penelitian Rp. 15 miliar per tahun.
  • 100 universitas terbaik, dari 2.141 institusi pendidikan tinggi non-kejuruan se Indonesia.

Daftar sekarang dan bergabunglah dengan kami di UNISMA Malang! http://pmb.unisma.ac.id/

Pilihan Program Studi di UNISMA Malang:http://pmb.unisma.ac.id/

  • Prodi Administrasi Bisnis
  • Prodi Administrasi Publik
  • Prodi Agribisnis
  • Prodi Agroteknologi
  • Prodi Ahwal Al Syakhsyiyah
  • Prodi Akuntansi
  • Prodi Biologi
  • Prodi Farmasi
  • Prodi Ilmu Hukum
  • Prodi Ilmu Peternakan
  • Prodi Manajemen
  • Prodi Pendidikan Agama
  • Prodi Pendidikan Bahasa Arab
  • Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
  • Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
  • Prodi Pendidikan Dokter
  • Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtida’iyah (PGMI)
  • Prodi Pendidikan Guru Roudlotul Athfal (PGRA)
  • Prodi Pendidikan Matematika
  • Prodi Perbankan Syari’ah
  • Prodi Teknik Elektro
  • Prodi Teknik Mesin
  • Prodi Teknik Sipil
  • Profesi Dokter
  • Magister Pendidikan Agama Islam
  • Magister Hukum Islam
  • Magister Manajemen
  • Magister Pendidikan Bahasa Indonesia
  • Magister Pendidikan Bahasa Inggris
  • Magister Ilmu Administrasi
  • Magister Kenotariatan
  • Magister Peternakan
  • Program Doktor Pendidikan Islam Multikultural