Pos

“UNISMA Tampilkan Keunggulan di International Edufair 2024 Thailand, Perkenalkan Program Akademik dan Beasiswa untuk Mahasiswa Internasional”

Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali membuktikan komitmennya sebagai kampus unggul yang berorientasi menuju World Class University. Fokus UNISMA tidak hanya pada kontribusi di tingkat nasional, tetapi juga pada peran aktif dalam berbagai event internasional. Kali ini, UNISMA turut serta dalam International Edufair 2024 yang diselenggarakan di Yala, Thailand.

Sebagai salah satu kampus yang mendapat undangan dari Konsulat Republik Indonesia di Songkhla, UNISMA memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan keunggulannya kepada para pengunjung pameran. Dalam acara tersebut, UNISMA membuka booth yang ramai dikunjungi, menawarkan informasi seputar program akademik unggulan, fasilitas kampus, serta peluang beasiswa untuk mahasiswa asing berprestasi, baik di jenjang sarjana maupun pascasarjana.

Pameran pendidikan ini menarik perhatian siswa dan mahasiswa dari berbagai daerah di Thailand Selatan, seperti Yala, Narathiwat, Pattani, Hatyai, dan wilayah lainnya. Mengingat wilayah selatan Thailand mayoritas beragama Islam, UNISMA menjadi salah satu kampus yang paling diminati oleh pengunjung Edufair. Sebagai kampus Islam terkemuka, UNISMA tidak hanya menawarkan keunggulan di bidang akademik, tetapi juga membangun karakter religius dan integritas yang kuat bagi para lulusannya. Hal ini menjadi daya tarik utama bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S1, S2, maupun S3.

Dalam acara ini, UNISMA diwakili oleh Head of International Students and Global Outreach Affairs, Erfan Efendi, S.Pd., M.Pd. Kehadiran UNISMA di Edufair 2024 sekaligus memperkuat jejaring internasional kampus, membuka peluang kolaborasi baru, serta memberikan informasi langsung kepada calon mahasiswa internasional tentang program-program unggulan UNISMA.

Acara ini dibuka dengan sambutan hangat dari Acting President of Yala Rajabhat University, Asst. Prof. Dr. Sirichai Namburi. Selain itu, beberapa tokoh penting turut memberikan pidato, seperti Mr. Pongsak Yingchoncharoen, Wali Kota Yala, Pol. Lt. Col. Wannaphong Kotcharak, Sekretaris Jenderal Southern Border Provinces Administrative Center (SBPAC), serta Konsul/Head of Mission dari Konsulat Republik Indonesia di Songkhla, Mr. Suargana Pringganu.

Meskipun seminggu sebelum acara wilayah Yala dilanda banjir besar, antusiasme pengunjung tetap tinggi. Ribuan peserta dari berbagai daerah hadir untuk mencari informasi tentang peluang pendidikan, membuktikan semangat mereka untuk terus belajar dan berkembang. Booth UNISMA menjadi salah satu yang paling ramai, menunjukkan minat besar masyarakat Thailand Selatan terhadap pendidikan berkualitas berbasis Islam yang ditawarkan oleh UNISMA.

Dalam Edufair ini, UNISMA juga memperkenalkan program beasiswa untuk mahasiswa asing berprestasi. Program ini diharapkan dapat menarik minat lebih banyak mahasiswa dari Thailand dan kawasan Asia Tenggara untuk melanjutkan studi di UNISMA, sekaligus memperkuat reputasi UNISMA di kancah internasional.

Dengan partisipasi aktif di International Edufair 2024, UNISMA terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas peran dan kontribusi di tingkat global, membawa nama Indonesia sebagai pusat pendidikan berkualitas. Acara ini menjadi langkah strategis UNISMA dalam mewujudkan visinya sebagai World Class University yang memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan.

UNISMA LEPAS MAHASISWA TEKNIK UNTUK PROGRAM DOUBLE DEGREE DI TAIWAN

Pada hari Kamis, tanggal 17 Oktober 2024, bertempat di Aula Rektorat Universitas Islam Malang (UNISMA), telah dilaksanakan acara pelepasan resmi empat mahasiswa Fakultas Teknik UNISMA yang akan mengikuti Program Akademik Joint and Double Degree ke St. John’s University, Taiwan. Acara ini merupakan bagian dari program internasionalisasi UNISMA yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing global serta memperkuat kolaborasi akademik internasional menuju visi UNISMA sebagai World Class University.

Acara pelepasan ini dipimpin oleh Rektor UNISMA, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., dan turut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama, Dr. Hj. Erna Sulistyowati, M.Kes., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Alumni, Dr. Muhammad Yunus, M.Pd., serta jajaran pimpinan fakultas dan dosen pembimbing. Para orang tua mahasiswa juga turut hadir dalam acara tersebut sebagai bentuk dukungan penuh terhadap keberangkatan anak-anak mereka.

Dalam sambutannya, Prof. Junaidi menyampaikan pesan penting mengenai peluang besar yang dimiliki oleh mahasiswa yang mengikuti program ini. Ia menekankan bahwa pengalaman internasional yang diperoleh melalui program Joint and Double Degree tidak hanya akan meningkatkan kompetensi akademik mahasiswa, tetapi juga memberikan perspektif yang lebih luas terkait perkembangan teknologi dan inovasi global. Program ini, lanjut beliau, adalah bagian dari komitmen UNISMA untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan global yang akan sangat berguna di dunia kerja.

Dr. Hj. Erna Sulistyowati menambahkan bahwa kolaborasi dengan St. John’s University, Taiwan, adalah salah satu langkah strategis dalam memperkuat jaringan internasional UNISMA. Ia menjelaskan bahwa melalui program ini, para mahasiswa akan mendapatkan gelar ganda dari kedua universitas, yang tentunya akan meningkatkan daya saing lulusan di tingkat internasional. Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan akreditasi internasional UNISMA, sejalan dengan visi institusi untuk terus berkembang menjadi universitas bertaraf dunia.

Perwakilan mahasiswa yang berangkat, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk belajar di luar negeri. Ia berkomitmen untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan membawa pulang ilmu serta pengalaman yang dapat dikembangkan di Indonesia.

Acara pelepasan diakhiri dengan penyerahan dokumen secara simbolis oleh Rektor UNISMA kepada para mahasiswa, serta doa bersama yang dipimpin oleh perwakilan dosen. Sesi foto bersama antara mahasiswa, pimpinan universitas, dosen, dan orang tua menutup rangkaian acara ini. Pelepasan ini merupakan simbol komitmen UNISMA dalam memperkuat kolaborasi internasional dan mengirimkan mahasiswa terbaiknya untuk belajar di universitas mitra global.

Melalui program ini, UNISMA berharap dapat terus membuka peluang-peluang baru dalam pengembangan pendidikan internasional, dan memberikan kontribusi nyata dalam membangun jejaring global yang saling menguntungkan, baik bagi UNISMA maupun mitra internasionalnya.

UNISMA Berpartisipasi dalam ASIIN Indonesia Conference 2024 di Bali: Upaya Percepatan Akreditasi Internasional

September 30, 2024 – Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menunjukkan langkah proaktifnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui partisipasi dalam ASIIN Indonesia Conference 2024 yang diselenggarakan di Prime Plaza Hotel Sanur, Bali. Acara ini merupakan bagian dari upaya UNISMA dalam mempercepat proses akreditasi internasional yang sejalan dengan standar global. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dengan tema yang sangat relevan, “Shaping Tomorrow’s Minds: Advancing Higher Education Excellence in Indonesia and Germany.”

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama UNISMA, Ibu Dr. Hj. Erna Sulistyowati, M.Kes., Ph.D., secara khusus hadir dalam acara ini untuk mewakili UNISMA. Partisipasi UNISMA dalam konferensi ini menegaskan komitmen institusi dalam mengadopsi standar akreditasi internasional, terutama dari ASIIN, yang merupakan badan akreditasi internasional terkemuka asal Jerman yang fokus pada bidang teknik, informatika, ilmu alam, dan matematika.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Dr. Hj. Erna Sulistyowati berkesempatan bertemu dan berdiskusi dengan Prof. Dr. Klaus Kreulich, President of the ASIIN Board of Directors, dan Dr. Iring Wasser, Chief Executive Officer of ASIIN. Kedua pemimpin ASIIN ini menyampaikan dukungan mereka terhadap UNISMA dalam proses mencapai akreditasi internasional dan menyatakan apresiasi atas usaha institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat global.

UNISMA telah mengambil langkah besar dengan mengikuti proses akreditasi internasional ini. Kami percaya bahwa kerjasama ini akan memberikan dampak positif yang signifikan, tidak hanya bagi UNISMA tetapi juga bagi pendidikan tinggi di Indonesia secara keseluruhan,” ujar Prof. Dr. Klaus Kreulich dalam sambutannya.

Dr. Erna Sulistyowati dalam sesi diskusi menyampaikan bahwa UNISMA saat ini tengah memperkuat berbagai aspek yang berkaitan dengan standar internasional, mulai dari kurikulum, manajemen mutu, hingga pengembangan sumber daya manusia. Menurut beliau, proses akreditasi ini merupakan bagian penting dari strategi UNISMA dalam menciptakan lulusan yang kompetitif dan siap menghadapi tantangan global.

“Melalui akreditasi ASIIN, kami berharap dapat memperkuat posisi UNISMA sebagai salah satu universitas terkemuka yang tidak hanya unggul di tingkat nasional tetapi juga di tingkat internasional. Ini adalah salah satu upaya kami untuk terus mendorong inovasi dalam pengajaran dan penelitian, serta memperkuat hubungan kami dengan berbagai mitra internasional,” ujar Ibu Erna.

Acara ASIIN Indonesia Conference 2024 dihadiri oleh berbagai perwakilan dari perguruan tinggi di Indonesia dan Jerman, serta para ahli dan akademisi yang terlibat dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi. Diskusi dalam acara ini mencakup topik-topik penting seperti implementasi standar internasional dalam akreditasi, peran pendidikan tinggi dalam inovasi dan teknologi, serta bagaimana memperkuat kolaborasi antara Indonesia dan Jerman dalam pengembangan sumber daya manusia yang unggul.

Di samping itu, Dr. Iring Wasser, Chief Executive Officer of ASIIN, menekankan pentingnya kerjasama antara lembaga pendidikan tinggi di Indonesia dan Jerman untuk meningkatkan kualitas akademik dan daya saing di kancah internasional. “Kami senang melihat partisipasi aktif dari UNISMA dalam konferensi ini dan berharap bahwa kolaborasi antara ASIIN dan UNISMA dapat terus berlanjut dan berkembang di masa mendatang,” ujar Dr. Iring Wasser.

Tidak hanya berhenti pada akreditasi, UNISMA juga berencana untuk mengembangkan lebih banyak program berbasis internasional, termasuk meningkatkan jumlah mahasiswa internasional, memperluas jaringan kerjasama penelitian, dan mendukung program pertukaran pelajar dengan universitas-universitas di luar negeri.

ASIIN sendiri dikenal sebagai badan akreditasi yang memiliki reputasi global dalam mengevaluasi dan menjamin kualitas pendidikan tinggi di bidang teknik, informatika, ilmu alam, dan ilmu kehidupan. Kehadiran UNISMA dalam forum ini memperkuat upaya universitas dalam memastikan bahwa seluruh program studi yang ditawarkan telah memenuhi standar internasional.

Dengan tema “Shaping Tomorrow’s Minds: Advancing Higher Education Excellence in Indonesia and Germany,” konferensi ini menjadi platform strategis bagi UNISMA untuk bertukar wawasan, belajar dari praktik terbaik di bidang pendidikan tinggi internasional, serta memperkuat hubungan bilateral dengan institusi pendidikan di Jerman.

Keikutsertaan UNISMA dalam ASIIN Indonesia Conference 2024 adalah langkah signifikan dalam meningkatkan daya saing dan kualitas pendidikan yang diakui secara global. Dengan demikian, UNISMA siap melangkah lebih jauh untuk mewujudkan visinya sebagai universitas berkelas dunia yang berkontribusi pada perkembangan pendidikan tinggi di Indonesia dan dunia internasional.

Rektor Unisma Jadi Session Chair pada Global Education Summit 2024 di India

Oktober 7, 2024 – Lompatan signifikan kembali dicatatkan oleh Universitas Islam Malang (Unisma) di arena internasional. Rektor Unisma, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., terpilih sebagai session chair dalam Global Education Summit 2024 yang berlangsung di Chandigarh University, India, pada Sabtu (5/10/2024).

Prof. Junaidi diundang untuk memimpin sesi dalam acara bergengsi yang dihadiri oleh pemimpin pendidikan, akademisi, dan praktisi dari berbagai belahan dunia, guna membahas masa depan pendidikan global serta Sustainable Development Goals (SDGs).

Penunjukan Prof. Junaidi sebagai session chair merupakan pengakuan atas kontribusinya di bidang pendidikan, terutama dalam pengembangan perguruan tinggi berbasis Islam di Indonesia. Dengan berbagai inovasi pendidikan yang diterapkan di Unisma, beliau dianggap mampu memimpin diskusi panel dengan tema ‘Repositioning the Universities for The Achievements of SDG’s with Local Technologies and Manpower’.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Junaidi memandu diskusi mengenai integrasi keberlanjutan dalam aspek akademis, mencakup pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat, yang memanfaatkan teknologi dan sumber daya lokal, terutama di negara-negara berkembang. Sesi ini juga fokus pada isu-isu seperti penggunaan kecerdasan buatan, pendidikan jarak jauh, dan integrasi teknologi dalam kurikulum.

Sebelum keberangkatannya ke India, Prof. Junaidi menyatakan bahwa kesempatan ini merupakan kehormatan bagi Unisma dan Indonesia. Ia menegaskan bahwa peran ini lebih dari sekadar individu, melainkan juga mewakili perkembangan perguruan tinggi di Indonesia yang siap bersaing di kancah global.

Global Education Summit 2024 diperkirakan akan menjadi salah satu pertemuan pendidikan terbesar, membahas topik-topik penting bagi masa depan pendidikan dunia. Acara ini berfungsi sebagai platform bagi para pemangku kepentingan untuk bertukar ide dan mencari solusi atas tantangan yang dihadapi oleh sektor pendidikan di era digital.

Keikutsertaan Unisma dalam forum internasional ini tidak hanya memperluas jaringan global, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di Indonesia, yang berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan global. Ini sejalan dengan tagline “Unisma dari NU untuk Indonesia dan Peradaban Dunia”, yang menjadi pijakan menuju status World Class University.

Selain sebagai session chair, Prof. Junaidi juga mengadakan pertemuan bilateral dengan rektor dari berbagai universitas di Asia, Afrika, Amerika, dan Eropa untuk membahas potensi kerja sama akademik dan penelitian. Melalui peran aktif ini, ia berharap Unisma dapat terus mengembangkan kapasitas internasionalnya dan memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan pendidikan global yang inklusif dan inovatif.

Penandatanganan MoU antara Universitas Islam Malang (UNISMA) dan Chandigarh University, India

Pada tanggal 5 Oktober 2024, Universitas Islam Malang (UNISMA) mengadakan acara penandatanganan (MoU) dengan Chandigarh University, India. Acara ini berlangsung di Chandigarh University dan dihadiri oleh Rektor UNISMA Bapak Prof.Drs.H. Junaidi M.Pd.,Ph.D., dan di dampingi oleh Ketua Pusat International Collaboration and Development Affairs , Sonny Efiyanto,M.Pd.,Ph.D.,. Dalam sambutannya, Rektor UNISMA menekankan pentingnya kerjasama internasional dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian serta membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih luas melalui MoU.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan MoU yang menandai jalinan kerjasama di berbagai bidang, dengan tujuan memperkuat hubungan bilateral di bidang pendidikan dengan berbagai institusi terkemuka di negara tersebut. Kedua pihak kemudian membahas ruang lingkup kerjasama yang mencakup kolaborasi penelitian di bidang pendidikan, serta program pengembangan kapasitas dan pelatihan.

Acara diakhiri dengan harapan bahwa kerjasama ini akan memberikan manfaat signifikan bagi kedua institusi dan mendukung pengembangan pendidikan tinggi terkemuka. Selain itu, komitmen UNISMA untuk terus menjalin kemitraan dengan universitas international lainnya demi meningkatkan kualitas dan daya saing lulusannya.

Kunjungan ke India, Rektor Unisma Tingkatkan Kolaborasi dengan Jawaharlal Nehru University

Unisma, 05 Oktober 2024. Rektor Universitas Islam Malang (Unisma), Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., melakukan kunjungan kerja luar negeri perdananya ke India dengan tujuan memperkuat hubungan bilateral di bidang pendidikan dengan berbagai institusi terkemuka di negara tersebut. Salah satu agenda utama kunjungan ini adalah pertemuan dengan perwakilan dari Jawaharlal Nehru University (JNU), sebuah universitas riset terkemuka di India yang dikenal atas keunggulannya di berbagai disiplin ilmu, termasuk studi internasional dan hubungan diplomatik. JNU menjadi destinasi pertama kunjungan Prof. Junaidi di New Delhi.

Dalam pertemuan tersebut, Unisma dan JNU sepakat untuk menandatangani MoU terkait dengan Tridharma Perguruan Tinggi. Pertemuan dengan pimpinan JNU, yang diwakili oleh Prof. Kumaraswamy selaku Direktur Kerja Sama Internasional dan Prof. Shankari Sundararamam dari Centre of Indo-Pacific Studies, yang fasih berbahasa Indonesia, membahas peluang kolaborasi akademik di berbagai bidang. Diskusi juga mencakup kemungkinan adanya pertukaran mahasiswa dan dosen, serta penyelenggaraan program riset bersama. Prof. Junaidi menekankan pentingnya membangun hubungan yang kokoh antara Unisma dan JNU guna mengembangkan pendidikan yang dapat bersaing di kancah global, sejalan dengan milestone Unisma dalam mencapai status universitas kelas dunia.

“Kunjungan ini merupakan langkah strategis dalam memperluas jaringan internasional Unisma. Kami melihat banyak potensi kerja sama dengan JNU yang dapat menguntungkan kedua belah pihak, terutama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas wawasan global mahasiswa kami,” ungkap Prof. Junaidi pada Jumat (4/10/2024). Selain bertemu dengan JNU, Rektor Unisma juga bertatap muka dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk India, Ina Hagniningtyas Krisnamurthi. Pertemuan ini membahas penguatan hubungan Indonesia-India melalui jalur pendidikan serta dukungan bagi mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di India.

Pertemuan tersebut juga membuka peluang bagi mahasiswa India untuk belajar di Unisma, terutama dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dan pengenalan budaya Indonesia. Dubes RI yang pernah mengunjungi Unisma sebelumnya menyambut baik inisiatif ini dan menekankan pentingnya peran lembaga pendidikan dalam mempererat hubungan kedua negara. “India adalah salah satu mitra strategis Indonesia di bidang pendidikan, dan kami melihat peran penting Unisma dalam mengembangkan jaringan kerja sama ini,” ujar Dubes RI di New Delhi.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Unisma untuk memperkuat jejaring globalnya dan menciptakan program pendidikan yang lebih inklusif dan berorientasi masa depan. Harapannya, kunjungan ini akan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara Indonesia dan India, khususnya dalam pendidikan tinggi yang mengedepankan nilai-nilai universal Islam dan inovasi. Dalam kunjungan tersebut, Rektor Unisma didampingi oleh Ketua Pusat International Collaboration and Development Affairs, Sonny Elfiyanto, M.Pd., Ph.D., yang juga menegaskan komitmen Unisma untuk terus menjalin kemitraan dengan universitas internasional lainnya demi meningkatkan kualitas dan daya saing lulusannya.

Program Internasionalisasi FAI UNISMA: Mengirimkan Mahasiswa PPL-KSM ke Luar Negeri

Unisma, 05 Oktober 2024. Sebanyak 11 mahasiswa terpilih dari Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Malang (UNISMA) diberangkatkan ke Malaysia. Mereka mengikuti Program Praktik Pengalaman Lapangan-Kandidat Sarjana Mengabdi (PPL-KSM) selama hampir sebulan, berangkat Kamis lalu (3/10) hingga 1 November mendatang. “Ini adalah program yang merupakan bagian dari strategi internasionalisasi pendidikan di FAI UNISMA. Tujuannya, memperluas relasi secara global dan membentuk karakter mahasiswa yang adaptif, serta berwawasan internasional,” kata Dekan FAI UNISMA, Dr Drs KH Abdul Jalil, M.Pd.I.

Selama di Malaysia, para mahasiswa tersebut ditempatkan di empat lokasi, yang terdiri dari lembaga pendidikan dan lembaga peradilan di Malaysia, dimana keempat lembaga tersebut sudah bermitra dengan FAI UNISMA selama empat tahun terakhir. Keempat lembaga itu adalah: Madrasah Uthmaniyah Abim di Pulau Pinang, Sekolah Rendah Islam (SERI) Almaarif di Sungai Petani, Maahad Tahfidz Teh Samat, dan Mahkamah Syariah Pulau Pinang. “Keberlanjutan kerja sama ini mencerminkan komitmen FAI UNISMA dalam memberikan pengalaman internasional bagi mahasiswa,” tandas Abdul Jalil.

Ke-11 mahasiswa yang melakukan perjalanan ke negara jiran tersebut merupakan hasil seleksi dari beberapa departemen dan program studi  FAI UNISMA. yakni dua orang mahasiswa  Program  Pendidikan dan Penelitian Agama Islam (PAI). Tiga mahasiswa  Program Studi Hukum Keluarga Islam Ahwal Shakshiya (HKI-AS). Tiga orang siswa Program  Pendidikan Guru dan Penelitian Madrasah Ibtidaiya (PGMI). Tiga orang mahasiswa Program Pendidikan dan Penelitian Bahasa Arab (PBA). Melalui program yang mereka ikuti selama tinggal di Malaysia, kami ingin siswa kami belajar lebih dari sekedar teori pendidikan dan hukum keluarga Islam.

 Namun, mereka juga terlibat langsung dalam pendidikan, pengajaran, dan praktik  di lembaga-lembaga tersebut. “Ini merupakan kesempatan bagi mereka untuk memahami sistem pendidikan dan hukum Islam negara lain, serta membangun jaringan internasional yang dapat menunjang karir masa depan mereka,” tambah Abdul Jalil.

Sebelum berangkat ke Malaysia, para mahasiswa mendapat motivasi dan nasehat dari Guru Besar yang juga Dekan FAI dan  Rektor UNISMA. Junaidi, PhD “Kegiatan ini akan  mengubah pandangan hidup Anda di masa depan,” kata Abdul Jalil kepada para mahasiswa sebelum berangkat ke Malaysia. Ia juga mengingatkan para mahasiswa agar siap menghadapi  tantangan apa pun dan memanfaatkan peluang ini sebaik-baiknya. Melalui program yang mereka ikuti selama tinggal di Malaysia, kami ingin siswa kami belajar lebih dari sekedar teori pendidikan dan hukum keluarga Islam.

Namun, mereka juga terlibat langsung dalam pendidikan, pengajaran, dan praktik  di lembaga-lembaga tersebut. “Ini merupakan kesempatan bagi mereka untuk memahami sistem pendidikan dan hukum Islam negara lain, serta membangun jaringan internasional yang dapat menunjang karir masa depan mereka,” tambah Abdul Jalil. Sebelum berangkat ke Malaysia, para mahasiswa mendapat motivasi dan nasehat dari Guru Besar yang juga Dekan FAI dan  Rektor UNISMA. Junaidi, PhD “Kegiatan ini akan  mengubah pandangan hidup Anda di masa depan,” kata Abdul Jalil kepada para mahasiswa sebelum berangkat ke Malaysia. Ia juga mengingatkan para mahasiswa agar siap menghadapi  tantangan apa pun dan memanfaatkan peluang ini sebaik-baiknya. Berbicara pada kesempatan tersebut, Rektor UNISMA Prof. Junaidi,  Ph.D mengatakan bahwa tantangan budaya yang dikenal dengan ‘sock culture’ juga akan menjadi bagian dari pengalaman tersebut.

Namun ia yakin mahasiswa FAI UNISMA mampu beradaptasi dengan budaya, adat istiadat, dan kehidupan  Malaysia. “Harus lincah, tanggap, dan gigih menghadapi situasi apa pun.

 Aliska Farah Dilla, salah satu peserta mengatakan, “Keinginan awal untuk menuntut ilmu harus terus dikuatkan agar kita bisa memanfaatkan segala peluang yang ada di luar negeri.” Ia mengungkapkan kegembiraannya dalam memilih program KSM.

 “Berpartisipasi dalam program PPL di luar negeri” Negara ini adalah kesempatan unik untuk memperluas wawasan Anda, meningkatkan keterampilan dan beradaptasi dengan lingkungan global. Ini bukan hanya tentang belajar, ini juga tentang menantang diri sendiri dan membangun jaringan internasional. Mahasiswa PGMI Kelas 7 ini menambahkan,  setiap langkah yang diambilnya ke luar negeri merupakan investasi jangka panjang yang bermanfaat bagi karirnya di masa depan.

Migrasi mahasiswa PPL-KSM ke luar negeri bukanlah hal baru bagi FAI UNISMA. Fakultas kami secara teratur mengirim siswa ke luar negeri setiap tahun sebagai bagian dari program internasionalisasi kami.Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan siswa pengalaman global yang akan meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja nasional dan internasional. FAI UNISMA fokus pada pengembangan kemampuan beradaptasi, kemampuan komunikasi antarbudaya, dan ketajaman global untuk mempersiapkan lulusan  tidak hanya kompeten secara akademis tetapi juga  pemimpin masa depan yang mampu menghadapi tantangan global.FAI UNISMA berupaya untuk terus memperluas cakupan program internasionalisasi ini ke depan dengan menambah  negara tambahan dan memperkuat kerja sama dengan berbagai lembaga pendidikan dan pengadilan syariah di masing-masing negara.

Mahasiswa Unisma Malang Menjadi yang Terbaik Nasional Beasiswa OSC Metro TV 2023

Senin (11/12/2023). Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si menghadiri undangan Pengumuman Pemenang Beasiswa OSC Awards 2023 di Grand Studio Metro TV, Jakarta. Kegiatan ini adalah Beasiswa OSC 2023 berkolaborasi dengan 21 Perguruan Tinggi Swasta yang menyediakan 431 beasiswa penuh, tabungan pendidikan, living cost, dan kesempatan magang hingga bekerja di Media Group.

Unisma Malang Jalin Kerja Sama dengan Shandong Foreign Trade Vocational College, China

Sabtu (09/12/2023). Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si didampingi wakil rektor 2, menerima kunjungan sekaligus MoU & FGD antara Unisma dengan Shandong Foreign Trade Vocational College, People’s Republic of China di Gedung Umar Bin Khattab, lt.6, Unisma.

Unisma Malang Jalin Kerja Sama dengan Beberapa Kampus di Timor Leste

Unisma Malang, (Jumat, 17/11/2023). Kunjungan Delegasi dari Unisma Malang ke Timor Leste pada kegiatan Indonesia Higher Education Expo 2023, Unisma Malang sekaligus menjalin kerja sama dengan tiga kampus di Timor Leste yaitu Dili Institute of Technolgy, Instituto Superior Cristal dan Universidade Oriental Timor Lorosa’e.