UNISMA Tingkatkan Koneksi Internasional melalui Kolaborasi dengan UMW dan SEGi University
OIA UNISMA – Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali memperkuat kiprahnya di ranah internasional melalui kegiatan pengabdian masyarakat luar negeri yang dipimpin oleh Prof. Novi Arfarita, Dosen Fakultas Pertanian UNISMA. Program bertema “Indonesia in Diversity (Do You Know Where Indonesia Is?)” ini diselenggarakan di Balai Komunitas Yanagase, Distrik Nishigiwa, Ube, Prefektur Yamaguchi, Jepang.
Dalam program tersebut, Prof. Novi memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat Jepang, terutama anak-anak dan kaum muda, melalui metode pembelajaran yang menarik dan interaktif. Ia memaparkan berbagai informasi dasar tentang Indonesia, mulai dari letak geografis, jarak Indonesia–Jepang, luas wilayah, jumlah pulau, keberagaman suku bangsa, bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu, hingga pluralitas agama yang menjadi pilar harmoni sosial dan budaya nasional.
Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 40 peserta dari berbagai kelompok usia ini berlangsung dengan penuh antusias. Penjelasan yang disampaikan Prof. Novi sukses membantu peserta memahami nilai keberagaman sekaligus memperkaya wawasan mereka mengenai budaya Indonesia. Melalui sesi tanya jawab, peserta bebas mengajukan pertanyaan seputar tradisi, pakaian adat, kuliner, serta kehidupan sosial masyarakat Indonesia.
Menariknya, kegiatan ini juga menghadirkan sesi demonstrasi memasak dua hidangan khas Indonesia, yaitu nasi goreng dan pisang goreng. Prof. Novi memperagakan proses memasak sambil menjelaskan bahan, cita rasa, dan nilai budaya yang melekat pada kedua menu tersebut.
Program pengabdian masyarakat ini tidak hanya menjadi sarana memperkenalkan budaya Indonesia, tetapi juga berperan sebagai penghubung yang mempererat hubungan antarwarga Indonesia dan Jepang. Interaksi langsung semacam ini dinilai mampu memperdalam pemahaman kedua pihak, mendorong toleransi, serta menumbuhkan rasa ingin tahu dan pemikiran kritis pada generasi muda.
Prof. Novi menegaskan bahwa pengenalan kekayaan budaya Indonesia kepada pemuda Jepang merupakan langkah penting dalam membangun hubungan jangka panjang yang lebih kuat. “Pemahaman lintas budaya dapat membuka peluang kolaborasi di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, bisnis, hingga diplomasi,” ujarnya.










