Kunjungan ke India, Rektor Unisma Tingkatkan Kolaborasi dengan Jawaharlal Nehru University

Unisma, 05 Oktober 2024. Rektor Universitas Islam Malang (Unisma), Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., melakukan kunjungan kerja luar negeri perdananya ke India dengan tujuan memperkuat hubungan bilateral di bidang pendidikan dengan berbagai institusi terkemuka di negara tersebut. Salah satu agenda utama kunjungan ini adalah pertemuan dengan perwakilan dari Jawaharlal Nehru University (JNU), sebuah universitas riset terkemuka di India yang dikenal atas keunggulannya di berbagai disiplin ilmu, termasuk studi internasional dan hubungan diplomatik. JNU menjadi destinasi pertama kunjungan Prof. Junaidi di New Delhi.

Dalam pertemuan tersebut, Unisma dan JNU sepakat untuk menandatangani MoU terkait dengan Tridharma Perguruan Tinggi. Pertemuan dengan pimpinan JNU, yang diwakili oleh Prof. Kumaraswamy selaku Direktur Kerja Sama Internasional dan Prof. Shankari Sundararamam dari Centre of Indo-Pacific Studies, yang fasih berbahasa Indonesia, membahas peluang kolaborasi akademik di berbagai bidang. Diskusi juga mencakup kemungkinan adanya pertukaran mahasiswa dan dosen, serta penyelenggaraan program riset bersama. Prof. Junaidi menekankan pentingnya membangun hubungan yang kokoh antara Unisma dan JNU guna mengembangkan pendidikan yang dapat bersaing di kancah global, sejalan dengan milestone Unisma dalam mencapai status universitas kelas dunia.

“Kunjungan ini merupakan langkah strategis dalam memperluas jaringan internasional Unisma. Kami melihat banyak potensi kerja sama dengan JNU yang dapat menguntungkan kedua belah pihak, terutama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas wawasan global mahasiswa kami,” ungkap Prof. Junaidi pada Jumat (4/10/2024). Selain bertemu dengan JNU, Rektor Unisma juga bertatap muka dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk India, Ina Hagniningtyas Krisnamurthi. Pertemuan ini membahas penguatan hubungan Indonesia-India melalui jalur pendidikan serta dukungan bagi mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di India.

Pertemuan tersebut juga membuka peluang bagi mahasiswa India untuk belajar di Unisma, terutama dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dan pengenalan budaya Indonesia. Dubes RI yang pernah mengunjungi Unisma sebelumnya menyambut baik inisiatif ini dan menekankan pentingnya peran lembaga pendidikan dalam mempererat hubungan kedua negara. “India adalah salah satu mitra strategis Indonesia di bidang pendidikan, dan kami melihat peran penting Unisma dalam mengembangkan jaringan kerja sama ini,” ujar Dubes RI di New Delhi.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Unisma untuk memperkuat jejaring globalnya dan menciptakan program pendidikan yang lebih inklusif dan berorientasi masa depan. Harapannya, kunjungan ini akan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara Indonesia dan India, khususnya dalam pendidikan tinggi yang mengedepankan nilai-nilai universal Islam dan inovasi. Dalam kunjungan tersebut, Rektor Unisma didampingi oleh Ketua Pusat International Collaboration and Development Affairs, Sonny Elfiyanto, M.Pd., Ph.D., yang juga menegaskan komitmen Unisma untuk terus menjalin kemitraan dengan universitas internasional lainnya demi meningkatkan kualitas dan daya saing lulusannya.