Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama Unisma Hadiri Acara Double Tenth Day Bersama TETO Surabaya
Oktober 8, 2024– Universitas Islam Malang (Unisma) kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam mempererat hubungan internasional dengan menghadiri perayaan Double Tenth Day, yang merupakan hari nasional Taiwan. Pada kesempatan istimewa ini, Unisma diwakili oleh Ibu Dr. Hj. Erna Sulistyowati, M.Kes., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama, yang hadir untuk mewakili Rektor Unisma, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D. Acara ini diselenggarakan oleh Taipei Economic and Trade Office (TETO) Surabaya, dan dihadiri langsung oleh Director General TETO Surabaya, Mr. Isaac C. Chiu, bersama Mrs. Chiu.
Perayaan Double Tenth Day menjadi simbol penting bagi hubungan diplomatik dan kerjasama antara Taiwan dan berbagai negara, termasuk Indonesia. Pada acara ini, Mr. Isaac C. Chiu menyampaikan apresiasi mendalam kepada Unisma atas dedikasi dan inisiatif yang telah dilakukan dalam memperkuat hubungan kerjasama akademik dan pengembangan sumber daya manusia antara kedua belah pihak. Menurut beliau, komitmen Unisma dalam menciptakan peluang pendidikan internasional dan riset kolaboratif merupakan landasan penting bagi pengembangan hubungan bilateral yang saling menguntungkan.
“Kami sangat menghargai kerjasama yang telah terjalin dengan Unisma, yang terus aktif berpartisipasi dalam berbagai program pendidikan internasional. Kami percaya bahwa hubungan ini akan terus berkembang ke arah yang lebih baik, dengan berbagai peluang baru dalam pendidikan, riset, dan pengembangan mahasiswa di masa mendatang,” ujar Mr. Isaac C. Chiu dalam sambutannya.
Ibu Dr. Hj. Erna Sulistyowati dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada TETO atas dukungan yang telah diberikan kepada Unisma selama ini. Menurut beliau, kerjasama ini bukan hanya memberikan manfaat akademik, tetapi juga berkontribusi dalam membangun hubungan yang lebih erat antara mahasiswa dan dosen dari kedua negara. “Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Unisma, terutama dalam menghadapi tantangan global di dunia pendidikan,” ujar beliau.
Acara tersebut tidak hanya dihadiri oleh perwakilan dari pihak Unisma dan TETO, tetapi juga para tamu undangan dari berbagai institusi pendidikan dan lembaga pemerintah. Diskusi mengenai rencana pengembangan lebih lanjut dalam hal pertukaran pelajar, beasiswa, dan penelitian bersama antara Unisma dan universitas-universitas di Taiwan menjadi salah satu topik utama yang dibahas dalam pertemuan ini.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Ibu Wakil Rektor didampingi oleh tim dari Lembaga Urusan Internasional Unisma yang terdiri dari Sonny Elfiyanto, S.S., M.Pd., Ph.D., selaku Head of International Collaboration Research Development Affairs, serta Erfan Efendi, M.Pd., Head of International Student and Global Outreach. Kedua tokoh ini memiliki peran penting dalam mengelola berbagai program kolaborasi internasional Unisma, mulai dari pertukaran pelajar, penelitian lintas negara, hingga kegiatan pengembangan kapasitas mahasiswa di tingkat global.
Sonny Elfiyanto, Ph.D. menambahkan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan berbagai inisiatif baru untuk memperluas peluang kerjasama dengan universitas-universitas di Taiwan, baik dalam bidang teknologi, inovasi pendidikan, maupun pengembangan kurikulum internasional. Sedangkan Erfan Efendi, M.Pd., menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan jumlah mahasiswa internasional di Unisma melalui program-program unggulan yang dapat menarik minat pelajar dari seluruh dunia.
Acara perayaan Double Tenth Day ini menjadi momentum penting bagi Unisma dalam memperkuat eksistensinya di kancah internasional, sekaligus menegaskan komitmennya untuk terus menjalin kerjasama strategis dengan mitra-mitra global demi kemajuan pendidikan tinggi yang berkelanjutan.
Dengan adanya hubungan yang semakin erat antara Unisma dan TETO, diharapkan akan semakin banyak inisiatif dan program-program kerjasama yang dapat diimplementasikan ke depan, tidak hanya terbatas pada bidang akademik, tetapi juga mencakup berbagai aspek pengembangan sumber daya manusia dan inovasi.












