Beberapa Tradisi Pemandian Warga Jepang Oleh Noriko Sawa Mahasiswi UNISMA Malang Asal Jepang
Menurut jajak pendapat, 94% orang Jepang menyukai mandi berendam di air panas. Berikut adalah beberapa tradisi pemandian warga Jepang.
Sejak zaman dulu, agama Shintou di Jepang melakukan ritual Misogi. Misogi yaitu mandi di sungai atau air terjun untuk membersihkan diri sebelum beribadah.

Pada abad keenam, kedatangan agama Buddhisme ke Jepang menyebarkan kebiasaan mandi bagi masyarakat umum. Maksud mandi dalam agama Buddhisme adalah menghapus kotoran dari tubuh untuk melayani Buddha serta menghapus tujuh penyakit dan memperoleh tujuh kesejahteraan.
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
Awal mulanya, masyarakat belum terbiasa membenamkan tubuh ke dalam air panas saat mandi. Biasanya, gaya mandi masyarakat Jepang pada waktu itu bernama Furo. Furo merupakan tradisi mandi seperti mengukus tubuh dalam lingkungan beruap kemudian menggosok kotoran yang ada di kulit dan menyiramkan air ke seluruh tubuh. Furo hampir seperti Sauna. Namun, Furo masih termasuk hiburan yang mewah bagi masyarakat umum.

Pada akhir abad keenam belas sampai awal abad ketujuh belas, muncul Sentou. Sentou yaitu tempat pemandian air panas untuk umum yang menggunakan bak mandi dan dipanaskan langsung dari bawah dengan kayu bakar. Orang yang ingin mandi dipungut biaya masuk. Biaya masuk saat ini sekitar Rp 65.000,00. Di Sentou, satu bak mandi digunakan untuk mandi berendam bersama-sama oleh beberapa orang sekaligus. Oleh karena itu, Sentou menjadi tempat untuk berkomunikasi di daerah setempat.

Setelah Perang Dunia Kedua, perekonomian Jepang meningkat secara drastis. Sehingga dibangun banyak apartamen yang memiliki kamar mandi dalam dengan bak mandi. Hal itu menyebabkan semakin berkurangnya jumlah pemandian Sentou.
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
Menurut kebanyakan orang Jepang, tujuan pemandian bukan hanya untuk membersihkan tubuh. Tujuan lainnya yaitu untuk bersantai, menghilangkan rasa lelah dalam tubuh dan mental, serta menikmati waktu khusus seperti membaca buku dan menonton video sambil berendam di bak mandi. Menghangatkan tubuh dalam air panas membantu sirkulasi darah menjadi lebih lancar khususnya pada musim dingin. Maka, umumnya orang-orang menyukai mandi pada malam hari sebelum tidur.
Setiap bulan ada tradisi memasukkan buah atau tanaman tertentu ke dalam air panas untuk menikmati aroma dan efeknya bagi kesehatan. Contoh yang terkenal adalah daun Jeringau pada bulan Mei dan jeruk Yuzu pada bulan Desember. Efeknya akan membantu sirkulasi darah dan mencegah masuk angin.
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
Selain mandi setiap hari di rumah, salah satu hiburan terpopuler di Jepang yaitu pergi ke Onsen, tempat pemandian berendam dengan air panas yang keluar dari bawah tanah. Di Jepang ada banyak sumber air panas karena masih ada banyak gunung berapi yang aktif. Jenis mineral yang terkandung dalam air menyebabkan perbedaan warna air, bau, dan khasiat.
Lokasi untuk sumber air panas bisa berada dekat atau jauh dari gunung berapi. Menurut Kementerian Lingkungan Hidup, diakui lebih dari 3.000 kota wisata yang berkembang di sekeliling sumber air panas dan 27.400 mata air panas di Jepang pada tahun 2016.

Di setiap kota Onsen ada banyak penginapan yang memiliki tempat pemandian air panas. Kebanyakan mereka mempunyai Rotenburo yaitu bak mandi luar di tempat terbuka supaya bisa menikmati pemandangan sekitar. Jika ada kesempatan untuk pergi ke Jepang, silakan mendatangi salah satu tempat pemandian di Onsen untuk mengenal secara langsung tradisi pemandian di sana.
- Penulis Noriko Sawa adalah Mahasiswi Program BIPA Universitas Islam Malang (UNISMA Malang)
- Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi http://www.kui.unisma.ac.id
- Popular Article atau Rubrik Opini http://www.kui.unisma.ac.id adalah terbuka untuk umum. Panjang naskah sekitar 500-600 kata (berbahasa Indoneisa atau bahasa Internasional). Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
- Naskah dikirim ke alamat e-mail: kui@unisma.ac.id
- Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.
Gratis Bincang Santai: Lanjut Studi Pasca Pandemi Covid-19 di Taiwan Minggu 24 Mei 2020 Pukul 14.00-15.30 WIB
Edu-Talk Office of International Affairs of UNISMA Malang
Live Streaming melalui Facebook OIA UNISMA Malang (Unlimited Kuota Peserta): https://web.facebook.com/oia.unisma.1/
LIVE ZOOM (Terbatas untuk 100 Orang First Come First Sign in) MEETING ID: 9899872298 (tanpa password)
Tema: Bincang Santai: Lanjut Studi Pasca Pandemi Covid-19 di Taiwan
Free untuk Umum
Hari, Tanggal: Minggu, 24 Mei 2020
Waktu: 14.00-15.30 WIB
Narasumber:
1. dr. Erna Sulistyowati, M.Kes., Ph.D (Lulusan Kaohsiung Medical University)
2. Hasan Ismail, S.Pd., M.Sc (Ph.D Candidate National Chiao Tung University)
3. Didik Purwanto, S.Kom., M.Sc (Ph.D Candidate National Taiwan University of Science and Technology)
4. Rahmawati,S.E., MM., MBA (Lulusan National Central University Taiwan)
5. Efendi Wirateruna, ST., M.Sc (Lulusan National Sun Yat-sen University Taiwan)
6. Putri S. Iklima (B.Ed Candidate Lulusan Credit Transfer National Dong Hwa University Taiwan)
7. Andri Rifiani (B.Ed Candidate Lulusan Credit Transfer National Dong Hwa University Taiwan)
Host: Dr. Imam Wahyudi Karimullah, MA (Kepala Kantor Urusan Internasional UNISMA Malang)
Co-Host: Erfan Efendi, S.Pd., M.Pd (Head of International Development Division, FEB UNISMA Malang)
Kegiatan ini bersifat gratis/tidak dipungut biaya dan ditayangkan secara langsung (Live Streaming) melalui:
Facebook OIA UNISMA Malang: https://web.facebook.com/oia.unisma.1/
Peserta Bisa Langsung Mengikuti Tanpa Harus Mendaftar (Gratis). Pertanyaan bisa dikirim pada saat Edu-Talk Berlangsung Melalui Chat Facebook OIA UNISMA Malang.
E-Certificate by Request: Pemesanan Pembuatan E-Sertifikat melalui email: kui@unisma.ac.id atau WA (08128158118)
Peserta Yang Memerlukan E-Sertifikat dikenakan Biaya Pembuatan E-Sertifikat. Biaya sertifikat untuk siswa/mahasiswa adalah Rp. 10.000/orang/sertifikat. Biaya Pembuatan Sertifikat untuk guru/dosen/pegawai adalah Rp. 25.000/orang/sertifikat. Pada Sertifikat akan dicantumkan nama lengkap beserta gelar dan nama instansi/lembaga asal berdasarkan input data dari online form yang diisin oleh peserta. Pemesanan E-sertifikat bisa melalui email: kui@unisma.ac.id
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
Atau bisa juga langsung ke UNISMA Malang (dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19), di Jalan Mayjen Haryono, 193, Malang, Jawa Timur 65144
UNISMA Malang:
- Dari NU untuk Indonesia dan Peradaban Dunia
- Terakreditasi BAN-PT Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
- Memiliki mahasiswa, mitra, dan alumni dari 28 negara, seluruh wilayah Indonesia, dan dari berbagai suku dan agama.
- Menerima Penghargaan the Best Performing University of the Year
- PTS peringkat 3 (LLDIKTI Wilayah VII dari 326 institusi pendidikan tinggi di Provinsi Jawa Timur)
- Ditunjuk Kemenristek RI sebagai Lembaga Penelitian Klaster Utama, dengan anggaran penelitian Rp. 15 miliar per tahun.
- 100 universitas terbaik, dari 2.141 institusi pendidikan tinggi non-kejuruan se Indonesia.
Daftar sekarang dan bergabunglah dengan kami di UNISMA Malang! http://pmb.unisma.ac.id/
Pilihan Program Studi di UNISMA Malang: http://pmb.unisma.ac.id/
- Prodi Administrasi Bisnis
- Prodi Administrasi Publik
- Prodi Agribisnis
- Prodi Agroteknologi
- Prodi Ahwal Al Syakhsyiyah
- Prodi Akuntansi
- Prodi Biologi
- Prodi Farmasi
- Prodi Ilmu Hukum
- Prodi Ilmu Peternakan
- Prodi Manajemen
- Prodi Pendidikan Agama
- Prodi Pendidikan Bahasa Arab
- Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
- Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
- Prodi Pendidikan Dokter
- Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtida’iyah (PGMI)
- Prodi Pendidikan Guru Roudlotul Athfal (PGRA)
- Prodi Pendidikan Matematika
- Prodi Perbankan Syari’ah
- Prodi Teknik Elektro
- Prodi Teknik Mesin
- Prodi Teknik Sipil
- Profesi Dokter
- Magister Pendidikan Agama Islam
- Magister Hukum Islam
- Magister Manajemen
- Magister Pendidikan Bahasa Indonesia
- Magister Pendidikan Bahasa Inggris
- Magister Ilmu Administrasi
- Magister Kenotariatan
- Magister Peternakan
- Program Doktor Pendidikan Islam Multikultural
Live Streaming NU Channel: Generasi Entrepreneur 23 Mei 2020 pukul 14.00 WIB
Bulan Ramadhan adalah bulan yang pernuh ibadah. Mari kita isi hari-hari kita dengan kegiatan yang bermanfaat dengan cara mengikuti live streaming Program Kajian Milenial Pustaka Spiritual (KAMPUS) Ramadhan 2020 pada tanggal 23 Mei 2020 pada pukul 14.00 Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB).
Tema Program Kampus Ramadhan tanggal 23 Mei 2020 adalah:
“Generasi Entrepreneur”
Narasumber:
- H. M. Sofiyullah, SE
- Bayu Presmantoro, SE
- Zainuddin Ahmad Maky, SE
- Host: Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si
- Co-Host: Daris Zunaida, S.AB., M.AB
Live Streaming:
- https://www.instagram.com/nu.channels/
- https://www.youtube.com/channel/UCHee7Yhe9VwlBnYmV8dOYsQ
- TV Satelit NinMedia
Program ini terselenggara atas kerja sama antara Universitas Islam Malang (UNISMA Malang) dengan NU Channel.
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
Atau bisa juga langsung ke UNISMA Malang (dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19), di Jalan Mayjen Haryono, 193, Malang, Jawa Timur 65144
UNISMA Malang:
- Dari NU untuk Indonesia dan Peradaban Dunia
- Terakreditasi BAN-PT Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
- Memiliki mahasiswa, mitra, dan alumni dari 28 negara, seluruh wilayah Indonesia, dan dari berbagai suku dan agama.
- Menerima Penghargaan the Best Performing University of the Year
- PTS peringkat 3 (LLDIKTI Wilayah VII dari 326 institusi pendidikan tinggi di Provinsi Jawa Timur)
- Ditunjuk Kemenristek RI sebagai Lembaga Penelitian Klaster Utama, dengan anggaran penelitian Rp. 15 miliar per tahun.
- 100 universitas terbaik, dari 2.141 institusi pendidikan tinggi non-kejuruan se Indonesia.
Daftar sekarang dan bergabunglah dengan kami di UNISMA Malang! http://pmb.unisma.ac.id/
Pilihan Program Studi di UNISMA Malang: http://pmb.unisma.ac.id/
- Prodi Administrasi Bisnis
- Prodi Administrasi Publik
- Prodi Agribisnis
- Prodi Agroteknologi
- Prodi Ahwal Al Syakhsyiyah
- Prodi Akuntansi
- Prodi Biologi
- Prodi Farmasi
- Prodi Ilmu Hukum
- Prodi Ilmu Peternakan
- Prodi Manajemen
- Prodi Pendidikan Agama
- Prodi Pendidikan Bahasa Arab
- Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
- Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
- Prodi Pendidikan Dokter
- Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtida’iyah (PGMI)
- Prodi Pendidikan Guru Roudlotul Athfal (PGRA)
- Prodi Pendidikan Matematika
- Prodi Perbankan Syari’ah
- Prodi Teknik Elektro
- Prodi Teknik Mesin
- Prodi Teknik Sipil
- Profesi Dokter
- Magister Pendidikan Agama Islam
- Magister Hukum Islam
- Magister Manajemen
- Magister Pendidikan Bahasa Indonesia
- Magister Pendidikan Bahasa Inggris
- Magister Ilmu Administrasi
- Magister Kenotariatan
- Magister Peternakan
- Program Doktor Pendidikan Islam Multikultural
Piramida Sudan sebagai Saksi Peradaban oleh Abdalgader Aboksawi Mahasiswa Program Studi Administrasi Negara UNISMA Malang
Piramida Sudan dekat ibukota, Khartoum, wilayah arkeologi Al-Bajrawi duduk sebagai saksi sejarah bagi peradaban Sudan kuno, menentang keteguhan legendaris faktor-faktor alam dan pergantian era dan masa. Untuk melestarikan fitur piramida dan kuil-kuilnya dengan prestise dan keanggunan kuno yang sama.
Di sini kerajaan Napata, Meroe, Kush, dan Karma berkembang, dan di sini juga raja-raja besar seperti Bhanaki, Taharaqa, dan Shabtaka, yang pengaruhnya meluas sampai ke Mesir hingga perbatasan Palestina, disembuhkan.

Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
Monumen yang ditemukan di Al-Bahjrawiya termasuk lusinan piramida, kuil, dan museum, di samping makam lusinan raja yang berturut-turut memerintah Kerajaan Meroe, yang memerintah di Sudan selama sekitar 8 abad.
Efek yang terkandung dalam Al-Bajrawi, terutama piramida dan makamnya, melukiskan citra yang sangat cerah dari sebuah peradaban yang bekerja keras untuk mengamankan mata pencaharian penduduk yang maju dalam waktu yang sangat buruk dengan cara apa pun yang merupakan kelanjutan dari peradaban Firaun ke kedalaman Sudan.
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
Mantan Direktur Jenderal Otoritas Barang Antik Sudan Hassan Hussein mencatat bahwa “piramida al-Bajrawi dibagi menjadi 3 kelompok, kelompok selatan yang secara historis merupakan kelompok tertua dan kemudian kelompok utara. Kedua kelompok ini termasuk penguburan raja dan ratu, dan ada kelompok ketiga, piramida barat, di mana para pangeran, puteri dan pejabat seniornya dikubur di tempat itu. Negara dan para bangsawan. Hussein menambahkan bahwa piramida terletak di banyak lokasi di Sudan dan jumlah totalnya adalah 225 piramida, tetapi wilayah Al-Bajrawi menyumbang perhatian dan popularitas tanpa sisa piramida lainnya.
Hassan memberikan deskripsi terperinci tentang piramida terpenting Al-Bajrawy, dengan mengatakan bahwa itu “sebagian besar terdiri dari dua unit; unit pertama adalah atas, dan terdiri dari piramida dan sebuah ruangan yang melekat padanya di sisi timur dan unit bawah yang naik dari atas ke bawah melalui tangga yang mengarah ke dua atau tiga kamar yang digunakan sebagai tempat penguburan dan menghiasi ruangan yang terpasang pada piramida di atas. Sebagian besar dengan gambar dan ukiran yang menggambarkan kehidupan agama, ekonomi, politik dan keamanan dan menunjukkan kekuatan dan kedudukan raja dan ratu yang membangun piramida sebagai kuburan mereka.
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
Di sekitar piramida Ratu Sheikto, patung Apdemak didirikan, dan itu sebenarnya adalah versi Sudan dari patung “Sphinx” di Mesir. Appadmak digambarkan sebagai dewa yang bertanggung jawab untuk melindungi dan merawat negara, menurut kepercayaan Meroites. Tangan adalah simbol kehidupan, sementara ular besar melingkari tubuh.
Catatan sejarah mengatakan bahwa Raja Ntakamni dan Ratu Amani membangun patung Abadmak pada abad pertama Masehi dan juga membangun sebuah kuil untuk dewa Abadmak dari batu pasir. Kuil ini terdiri dari aula persegi panjang dengan 4 kolom internal dan sebuah gerbang besar di depannya adalah foyer. Sementara dinding dihiasi dengan prasasti Raja Nitkami Dan istrinya dengan sejumlah dewa.
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/

Di façade, Nitkami dan Amani dilindungi oleh Saqr al-Jidyan (lambang nasional Sudan sekarang) dan di bawah kaki mereka sejumlah tawanan adalah tanda kekuatan dan kemenangan atas musuh. Mewujudkannya sambil memukul musuh. Di fasad selatan, potret raja, ratu, dan putra mahkota dinaikkan, mengangkat tangan mereka dalam keadaan beribadah kepada para dewa: Apadmak (dengan kepala singa), Horus (dengan kepala elang), dan Amun (dengan kepala ram).
Di fasad barat Kuil Singa, kita melihat Abadmak dengan 3 kepala dan 4 tangan di tubuh manusia yang memegang tangan kanannya dengan simbol kehidupan seperti yang tampak di fasad utara dan selatan ular besar yang terbungkus dan diakhiri dengan kepala singa bermahkota, dewa Apadmak
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
Dalam upaya untuk menghilangkan debu dari monumen Al-Bajrawi dan mempersembahkannya ke dunia, Otoritas Purbakala Sudan telah memulihkan 14 kuil pemakaman, dan piramida dibuka untuk pengunjung serta pembongkaran dan rehabilitasi dua piramida barat.

- Penulis oleh Abdalgader Aboksawi adalah Mahasiswa Asal Sudan Jurusan Administrasi Negara Universitas Islam Malang (UNISMA Malang)
- Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi http://www.kui.unisma.ac.id
- Popular Article atau Rubrik Opini http://www.kui.unisma.ac.id adalah terbuka untuk umum. Panjang naskah sekitar 500-600 kata (berbahasa Indoneisa atau bahasa Internasional). Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
- Naskah dikirim ke alamat e-mail: kui@unisma.ac.id
- Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.
Belajar Kepedulian Sosial dari Yordania Oleh Harun Al Rasyid, BS., MIEB., Ph.D., Ketua Program Studi Perbankan Syariah FEB UNISMA Malang
Yordania yang bernama resmin Hashemite Kingdom of Jordan, merupakan salah satu negara di Kawasan Timur Tengah yang berbatasan langsung dengan beberapa negara yang rawan konflik politik. Yordania berbatasan dengan Suriah di Utara, Irak di Timur, Israel dan Palestina di Barat, dan Arab Saudi di Timur dan Selatannya.
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
Negara yang mendeklarasikan kemerdekaannya pada 25 Mei 1946, telah menjadi negara tujuan pengungsi akibat konflik politik dan keamanan yang ada di Kawasan, khusunya para pengungsi dari Palestina. Saat ini terdapat lebih dari 2 juta pengungsi dari Palestina yang tinggal di Yordania sejak perang Arab-Isral tahun 1967. Angka tersebut belum termasuk 2 juta orang Palestina lainnya yang telah mengungsi di Yordania sejak Perang Arab-Israel tahun 1948, yang kemudian oleh pemerintah diberi status kewarganegaraan Yordania.
Pada tahun-tahun berikutnya, Yordania terus menjadi negara tujuan pengungsi seperti pengungsi dari Irak akibat Perang Teluk 1990 dan Invasi Amerika Serikat ke Irak tahun 2003. Hingga sekarang masih ada sekitar 1 juta warga Irak yang menetap di Yordania. Saat Arab Spring Meletus di Timur Tengah dan meluas hingga krisis keamanan di Suriah, sebanyak 1,4 juta warga Suriah telah mengungsi ke Yordania hingga sekarang.
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
Latar belakang seperti ini yang kemudian menjadikan masyarakat Yordania memiliki rasa peduli kepada orang asing yang datang. Dengan keterbatasan sumber daya alam yang ada, Raja Hussein (wafat tahun 1999) mendorong masyarakatnya untuk melek huruf dan mengenalkan syiar الإنسان أغلى ما نملك (Manusia adalah sumber daya yang paling berharga). Dari sini, masyarakat Yordania sangat perhatian kepada para thullabul ilomi (mahasiswa), khususnya yang belajar tentang ilmu-ilmu keislaman.
Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat dirindukan oleh para mahasiswa asing di Yordania, karena pada waktu inilah para pengusaha di Yordania membagi-bagikan zakat perniagaannya. Sesuai dengan undang-undang yang ada, para pengusaha dibolehkan secara langsung membagi zakatnya kepada para mustahik dengan mengisi form yang telah diberikan oleh Kementerian Wakaf dan Situs-situs Islam. Form ini nantinya akan digunakan sebagai pengurang beban pajak yang harus dibayarkan. Dana dari zakat tersebut kemudian digunakan oleh para mahasiswa untuk menyambung hidup, bahkan jika mendapat lebih, dana tersebut bisa digunakan untuk membayar uang perkuliahan.

Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
Selain dari para pengusaha, Kementerian Wakaf juga memiliki kebijakan sendiri dengan menjadikan mahasiswa asing jurusan ilmu keislaman menjadi salah satu mustahik yang berhak mendapat zakat ataupun bantuan sosial lainnya. Bantuan yang diberikan kepada mahasiswa tidak hanya pada bulan Ramadhan, melainkan beberapa orang yang memenuhi persyaratan bisa mendapat bantuan uang saku bulanan ataupun uang kuliah.
Disamping bantuan tunai, pada bulan Ramadhan, kpedulian kepada sesama juga ditunjukkan oleh masyarakat Yordania yang memiliki kebiasaan mengundang mahasiswa asing berbuka atau makan sahur, yang dilakukan secara individu ataupun lembaga pendidikan dan pengurus masjid. Bahkan beberapa masjid dalam 10 malam terakhir menyediakan penginapan, konsumsi berbuka dan sahur serta uang transportasi bagi mahasiswa asing yang ingin mengikuti program i’tikaf.

Dengan segala keterbatasan sumber daya alamnya, hal itu tidak mengurangi peran Yordania dalam mengembangkan kepedulian kepada sesama. Yordania juga menjadi salah satu pelopor wakaf produktif, dimana salah satu mall bernama Istiklal Mall merupakan aset wakaf yang dikelola oleh pemerintah dan hasilnya disalurkan kepada para mustahik, tidak hanya warga Yordania, tetapi juga kepada warga asing yang membutuhkan.
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
Dari sini kita belajar, bahwa bersedekah atau berwakaf, tidak harus menunggu kita mampu/kaya, melainkan bersedekah harus tetap dilakukan apapun kondisi kita dan keadaan di sekitar. Itulah perwujudan dari Islam Rahmatan Lil Alamin.
- Penulis oleh Harun Al Rasyid, B.S., MIEB., Ph.D adalah Ketua Program Studi Perbankan Syariah serta Ketua Tim Riset Halal Industri Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Malang (UNISMA Malang)
- Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi http://www.kui.unisma.ac.id
- Popular Article atau Rubrik Opini http://www.kui.unisma.ac.id adalah terbuka untuk umum. Panjang naskah sekitar 500-600 kata (berbahasa Indoneisa atau bahasa Internasional). Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
- Naskah dikirim ke alamat e-mail: kui@unisma.ac.id
- Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.
Negara Gajah Putih dan the “KITCHEN OF THE WORLD” Oleh Dr. Ir. Nurhidayati, MP., Dekan Fakultas Pertanian UNISMA Malang
Sungguh suatu yang tidak disangka ketika saya menerima surat dari The Royal Thai Embassy bahwa saya sebagai nominasi pemenang The Fellowsihp Awards dari TICA dan KOICA untuk mengikuti International Training of Sustainable Agriculture based on Sufficiency Economy Philosophy selama tiga minggu.
Terdapat tujuh negara ASEAN yang mengikuti program ini. Kami berdiskusi tentang penerapan Sustainable Agriculture di negara kita masing-masing. Kami tinggal di Rajamangala Chom Kluen Hotel, Hua-Hin, Petchaburi. selama training. Pelaksanaan Training dilakukan di kelas dan kunjungan lapangan ke petani yang menerapkan Sustainable Agriculture.

Pengalaman yang sangat menarik dan menyenangkan selama mengikuti training ini ketika berkunjung ke lahan-lahan pertanian dan hutan mangrove milik pemerintah (The projects of the king) dan lahan-lahan milik petani-petani di Provinsi Phetchabury, Thailand. Banyak pelajaran yang saya peroleh ketika berkunjung ke lahan pertanian dan berdiskusi dengan petani-petani di Provinsi Phetchabury, Thailand. Ada pertanyaan yang mengelitik hati saya mengapa Negara Thailand disebut sebagai Kitchen of the word, padahal lahan pertaniannya tidaklah terlalu subur dibandingkan dengan Indonesia yang terkenal dengan gemah ripah loh jinawi, tanahnya subur dan kualitasnya tinggi tetapi produktivitas tanamannya masih lebih rendah terutama pada komoditi tanaman hortikultura. Lahan-lahan yang terdegradasi karena erosi dan permukaannya terlihat penuh bebatuan berwarna putih menyerupai batu kapur, sejak tahun 1998 telah dilakukan restorasi lahan, sekarang telah berubah menjadi kawasan hijau yang subur, walaupun di beberapa tempat masih dijumpai bebatuan putih. Apa yang dilakukan oleh masyarakat Thailand? Mereka sangat patuh pada titah sang Raja untuk tetap bertahan hidup di tengah situasi yang sangat tidak menyenangkan saat krisis ekonomi dan krisis pangan yang melanda negara Thailand tahun 1998.
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
Raja Thailand memerintahkan rakyatnya untuk melakukan restorasi dan reboisasi dengan menanam rumput. Masyarakat Thailand menyebutnya rumput ajaib yang mampu menghancurkan bebatuan. Ternyata nama ilmiah rumput tersebut adalah Vetiveria zizanioides atau dikenal dengan rumput vetiver. Rumput tersebut memiliki perakaran luas dan dalam serta memiliki biomassa yang besar sehingga bisa menyerap dan menyimpan air dalam jumlah besar ketika musim penghujan dan meningkatkan aktivitas mikroorganisme yang membantu menghancurkan bebatuan tersebut. Setelah saya amati rumput ini banyak ditemukan di Indonesia dan benar apa yang saya duga setelah saya berdiskusi dengan pengelola lahan ini ternyata rumput ini awal mulanya mereka impor dari Indonesia, kemudian dibudidayakan secara besar-besaran dan ditanam di kawasan yang terdegradasi. Setelah tiga tahun penanaman rumput Vetiver ini bebatuan hancur dan dapat ditanami kembali. Kita sebagai pemerhati bidang pertanian mungkin tidak pernah terfikirkan bahwa rumput tersebut mampu memulihkan tanah-tanah terdegradasi.

Pengamalan yang sangat berkesan lagi ketika kami berkunjung ke petani sukses yang menerapkan sistem pertanian organik di provinsi ini dengan menanam tanaman sayur-sayuran dan buah-buahan antara lain sayuran daun, buah pisang, anggur, pepaya, belimbing, jambu bangkok dan kelapa. Saya merasakan buah-buahan yang ditanam di lahan tersebut yang sangat berbeda dari buah yang sama di Indonesia, rasanya manis sekali dan renyah serta buahnya besar-besar. Apa kunci keberhasilan mereka? Ternyata mereka menerapkan sistem pertanian organik yang memanfaatkan seresah dedaunan dan kotoran ternak yang mereka pelihara untuk dijadikan pupuk kompos yang diaplikasikan ke lahan perkebunan buah tersebut secara rutin sehingga tanah tetap subur, tanpa sedikitpun menggunakan pupuk kimia maupun pestisida kimia. Aplikasi pupuk kompos dapat meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah untuk mempertahankan kesuburan tanah.
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/

Bagi saya ini adalah pengalaman yang sangat berkesan (very impressive experince) bahwa bila kita sebagai pemerhati dan pengusaha pertanian memiliki komitmen tinggi untuk menerapkan sistem pertanian organik yang memanfaatkan potensi lokal, maka sistem pertanian kita akan sustainable dan dapat menghasilkan produk pangan yang sehat dan berkualitas tinggi sehingga bisa kita ekspor ke negara lain sebagaimana dilakukan oleh petani-petani di negara Thailand. Mereka benar-benar telah lulus dari masa-masa sulit krisis ekonomi dan krisis pangan dan energi dan menjadi The Kitchen of the World karena kesabaran dan kepatuhannya kepada Raja untuk tetap kreatif dan inovatif memanfaatkan sumberdaya lokal dan menerapkan sistem pertanian yang berkelanjutan dengan Low Technology External Input. Dengan ketekunan dan kecintaan terhadap profesi kita di bidang pertanian, Insyaallah masa-masa sulit yang akan kita hadapi pasca Covid-19 di bidang ketahanan pangan akan kita lalui dengan meningkatkan kreativitas dan aksi nyata untuk tanam apa yang kita makan dan makan apa yang kita tanam di lingkungan kita sehari-hari. Work in Agriculture will feel fun and exciting if you make full effort to put out all your creativity.
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/

- Penulis Dr. Ir. Nurhidayati, MP. Dekan Fakultas Pertanian Universitas Islam Malang
- Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi http://www.kui.unisma.ac.id
- Popular Article atau Rubrik Opini http://www.kui.unisma.ac.id adalah terbuka untuk umum. Panjang naskah sekitar 500-600 kata (berbahasa Indoneisa atau bahasa Internasional). Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
- Naskah dikirim ke alamat e-mail: kui@unisma.ac.id
- Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim







