Gratis Internasional Seminar (E-Certificate by Request) Untuk Umum: Peluang Pengembangan Kerja Sama dan Beasiswa S1-S2-S3 ke Rusia (Rabu, 27 Mei 2020 pukul 11.00-13.00 WIB-Indonesia atau (08.00-10.00 Waktu Rusia)
International Seminar Gratis Untuk Umum (E-Certificate by Request)
Tema: Peluang Pengembangan Kerja Sama dan Beasiswa (S1-S2-S3) ke Rusia
Live Streaming melalui Facebook OIA UNISMA Malang (Unlimited Kuota Peserta): https://web.facebook.com/oia.unisma.1/
LIVE ZOOM (Terbatas untuk 100 Orang First Come First Sign in) MEETING ID: 9899872298 (Password akan diumumkan 30 menit sebelum acara dimulai di Facebook OIA UNISMA Malang)
Free untuk Umum
Peserta Bisa Langsung Mengikuti Tanpa Harus Mendaftar (Gratis)
Peserta yang memerlukan E-Certificate by Request Mengisi Formulir Melalui Link berikut*: https://bit.ly/3ejGpFB
*Bukti Kehadiran mencantumkan nama di komentar chat live streaming facebook OIA UNISMA Malang.
Hari, Tanggal: Rabu, 27 Mei 2020
Waktu: 11.00-13.00 (WIB-Indonesia)
Waktu: 08.00-10.00 (Waktu Rusia)
Narasumber:
Sambutan oleh: Rektor UNISMA Malang, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si
1. H.E. Mr. Vitaly Glinkin
Head of Representation of Rossotrudnichestvo
Director of Russian Center of Science and Culture
Counsellor of the Russian Embassy in Indonesia
2. Prof. Elchin Gashimov, Ph.D Vice-President of the Samara Branch of the Moscow City University, Russia and Head of the Samara Municipal Center of Education
3. Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D
Vice Rector for Academic and Collaboration Affairs UNISMA Malang
Host: Dr. Imam Wahyudi Karimullah, MA (Kepala Kantor Urusan Internasional UNISMA Malang)
Kegiatan ini bersifat gratis/tidak dipungut biaya dan ditayangkan secara langsung (Live Streaming) melalui:
Facebook OIA UNISMA Malang: https://web.facebook.com/oia.unisma.1/
Peserta Bisa Langsung Mengikuti Tanpa Harus Mendaftar (Gratis). Pertanyaan bisa dikirim pada saat International Seminar Berlangsung Melalui Chat Facebook OIA UNISMA Malang.
E-Certificate by Request: Pemesanan Pembuatan E-Sertifikat melalui link berikut: https://bit.ly/3ejGpFB
Peserta Yang Memerlukan E-Sertifikat dikenakan Biaya Pembuatan E-Sertifikat. Biaya sertifikat untuk siswa/mahasiswa adalah Rp. 10.000/orang/sertifikat. Biaya Pembuatan Sertifikat untuk guru/dosen/pegawai adalah Rp. 25.000/orang/sertifikat. Pada Sertifikat akan dicantumkan nama lengkap beserta gelar berdasarkan input data dari online form yang diisin oleh peserta. Pemesanan E-sertifikat bisa melalui link googl form berikut ini: https://bit.ly/3ejGpFB
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
Atau bisa juga langsung ke UNISMA Malang (dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19), di Jalan Mayjen Haryono, 193, Malang, Jawa Timur 65144
UNISMA Malang:
- Dari NU untuk Indonesia dan Peradaban Dunia
- Terakreditasi BAN-PT Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
- Memiliki mahasiswa, mitra, dan alumni dari 28 negara, seluruh wilayah Indonesia, dan dari berbagai suku dan agama.
- Menerima Penghargaan the Best Performing University of the Year
- PTS peringkat 3 (LLDIKTI Wilayah VII dari 326 institusi pendidikan tinggi di Provinsi Jawa Timur)
- Ditunjuk Kemenristek RI sebagai Lembaga Penelitian Klaster Utama, dengan anggaran penelitian Rp. 15 miliar per tahun.
- 100 universitas terbaik, dari 2.141 institusi pendidikan tinggi non-kejuruan se Indonesia.
Daftar sekarang dan bergabunglah dengan kami di UNISMA Malang! http://pmb.unisma.ac.id/
Pilihan Program Studi di UNISMA Malang: http://pmb.unisma.ac.id/
- Prodi Administrasi Bisnis
- Prodi Administrasi Publik
- Prodi Agribisnis
- Prodi Agroteknologi
- Prodi Ahwal Al Syakhsyiyah
- Prodi Akuntansi
- Prodi Biologi
- Prodi Farmasi
- Prodi Ilmu Hukum
- Prodi Ilmu Peternakan
- Prodi Manajemen
- Prodi Pendidikan Agama
- Prodi Pendidikan Bahasa Arab
- Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
- Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
- Prodi Pendidikan Dokter
- Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtida’iyah (PGMI)
- Prodi Pendidikan Guru Roudlotul Athfal (PGRA)
- Prodi Pendidikan Matematika
- Prodi Perbankan Syari’ah
- Prodi Teknik Elektro
- Prodi Teknik Mesin
- Prodi Teknik Sipil
- Profesi Dokter
- Magister Pendidikan Agama Islam
- Magister Hukum Keluarga Islam
- Magister Manajemen
- Magister Pendidikan Bahasa Indonesia
- Magister Pendidikan Bahasa Inggris
- Magister Ilmu Administrasi
- Magister Kenotariatan
- Magister Peternakan
- Program Doktor Pendidikan Islam Multikultural
Gratis International Seminar Free E-Certificate Untuk Umum Merdeka Belajar: Kerja Sama Riset dan Pemagangan dengan Perguruan Tinggi di Malaysia (Selasa, 26 Mei 2020 pukul 10.00-12.00 WIB-Indonesia atau (11.00-13.00 Waktu Malaysia)
International Seminar Gratis Untuk Umum (Free E-Certificate)
Live Streaming melalui Facebook OIA UNISMA Malang (Unlimited Kuota Peserta): https://web.facebook.com/oia.unisma.1/
LIVE ZOOM (Terbatas untuk 100 Orang First Come First Sign in) MEETING ID: 9899872298 (tanpa password)
Tema: Merdeka Belajar: Kerja Sama Riset dan Pemagangan dengan Perguruan Tinggi di Malaysia
Free untuk Umum/Gratis E-Certificate
E-Certificate by Request Gratis Melalui Link Berikut: https://bit.ly/unisma193
Hari, Tanggal: Selasa, 26 Mei 2020
Waktu: 10.00-12.00 (WIB-Indonesia)
Waktu: 11.00-13.00 (Waktu Malaysia)
Narasumber:
1. M. Farid Ma`ruf Ph. D, Atase Pendidikan dan Kebudayaan, KBRI Malaysia
2. Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si, Rektor UNISMA Malang
3. Associate Prof. Dr. Wahyu Mulyo Utomo, Universiti Tun Hussein Onn, Malaysia
4. Associate Prof. Dr. Zulkifli Osman, Universiti Pendidikan Sultan Idris, Malaysia
5. Associate Prof. Yohan Kurniawan, Ph.D University Malaysia Kelantan, Malaysia
6. Associate Prof. Ir. Dr. Abd Kadir Bin Mahamad, Universiti Tun Hussein Onn, Malaysia
7. Assistant Prof. Dr. Meithiana Indrasari, ST., M.M., Ketua ADRI Jatim dan WR IV UNITOMO Surabaya
Host: Dr. Imam Wahyudi Karimullah, MA (Kepala Kantor Urusan Internasional UNISMA Malang)
Kegiatan ini bersifat gratis dan tidak dipungut biaya. Plus Bonus E-Certificate bagi yang hadir melalui zoom atau (Live Streaming) melalui:
Facebook OIA UNISMA Malang: https://web.facebook.com/oia.unisma.1/
Peserta Bisa Langsung Mengikuti Tanpa Harus Mendaftar (Gratis). Pertanyaan bisa dikirim pada saat International Seminar Berlangsung atau Melalui Chat Facebook OIA UNISMA Malang.
E-Certificate by Request Gratis Melalui Link Berikut: https://bit.ly/unisma193

Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
Atau bisa juga langsung ke UNISMA Malang (dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19), di Jalan Mayjen Haryono, 193, Malang, Jawa Timur 65144
UNISMA Malang:
- Dari NU untuk Indonesia dan Peradaban Dunia
- Terakreditasi BAN-PT Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
- Memiliki mahasiswa, mitra, dan alumni dari 28 negara, seluruh wilayah Indonesia, dan dari berbagai suku dan agama.
- Menerima Penghargaan the Best Performing University of the Year
- PTS peringkat 3 (LLDIKTI Wilayah VII dari 326 institusi pendidikan tinggi di Provinsi Jawa Timur)
- Ditunjuk Kemenristek RI sebagai Lembaga Penelitian Klaster Utama, dengan anggaran penelitian Rp. 15 miliar per tahun.
- 100 universitas terbaik, dari 2.141 institusi pendidikan tinggi non-kejuruan se Indonesia.
Daftar sekarang dan bergabunglah dengan kami di UNISMA Malang! http://pmb.unisma.ac.id/
Pilihan Program Studi di UNISMA Malang: http://pmb.unisma.ac.id/
- Prodi Administrasi Bisnis
- Prodi Administrasi Publik
- Prodi Agribisnis
- Prodi Agroteknologi
- Prodi Ahwal Al Syakhsyiyah
- Prodi Akuntansi
- Prodi Biologi
- Prodi Farmasi
- Prodi Ilmu Hukum
- Prodi Ilmu Peternakan
- Prodi Manajemen
- Prodi Pendidikan Agama
- Prodi Pendidikan Bahasa Arab
- Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
- Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
- Prodi Pendidikan Dokter
- Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtida’iyah (PGMI)
- Prodi Pendidikan Guru Roudlotul Athfal (PGRA)
- Prodi Pendidikan Matematika
- Prodi Perbankan Syari’ah
- Prodi Teknik Elektro
- Prodi Teknik Mesin
- Prodi Teknik Sipil
- Profesi Dokter
- Magister Pendidikan Agama Islam
- Magister Hukum Keluarga Islam
- Magister Manajemen
- Magister Pendidikan Bahasa Indonesia
- Magister Pendidikan Bahasa Inggris
- Magister Ilmu Administrasi
- Magister Kenotariatan
- Magister Peternakan
- Program Doktor Pendidikan Islam Multikultural
Bahasa Indonesia Menjadi Matakuliah Bahasa Pilihan Kedua di Dua Universitas Besar Uzbekistan oleh Prayitno Tri Laksono Dosen FKIP UNISMA Malang dan Pengajar BIPA PPSDK di Uzbekistan
Banyak orang Indonesia yang masih belum tahu bahwa bahasa Indonesia menjadi matakuliah bahasa pilihan kedua setelah bahasa utama di Uzbekistan. Terdapat dua universitas besar yang memasukkan matakuliah Bahasa Indonesia ke dalam kurikulum pendidikan.

Pertama, kampus yang menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua adalah Uzbekistan State World Languages University (UzSWLU). Kedua adalah kampus Thaskent State University of Oriental Studies (TSUOS). Kedua kampus ini sudah sejak lama memasukkan bahasa Indonesia sebagai matakuliah pilihan selain bahasa-bahasa dunia yang lain, yaitu bahasa Jepang, Korea, Iran, Turki, China, Malaysia, Prancis, Italia, Spanyol, Arab, Vietnam, Yunani, dan German.
Di UzSWLU dan TSUOS, matakuliah Bahasa Indonesia sudah diselenggarakan sejak awal tahun 2000-an sebagai matakuliah pilihan bahasa kedua untuk mahasiswa. Mahasiswa di kampus ini mengambil jurusan Bahasa Inggris sebagai bahasa utama.

Mereka dapat memilih bahasa kedua asalkan jumlah mahasiswa minimal untuk bahasa kedua mencukupi. Biasanya, jumlah minimal agar bahasa kedua dibuka adalah sekitar 10 mahasiswa per grup. Dari tahun awal dibuka kelas Bahasa Indonesia di kampus ini hingga sekarang, berkisar lebih dari 1.000 mahasiswa telah belajar bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua mereka. Pada tiap semester, kampus UzSWLU akan membuka grup baru, berkisar 2—4 grup yang belajar bahasa Indonesia.
Pembelajaran bahasa Indonesia di kedua universitas tersebut menggunakan pendekatan terjemah. Hal ini menjadi tradisi sejak awal hingga sekarang. Dosen pengampu bahasa Indonesia di sini pada mulanya adalah staf KBRI Tashkent yang juga membantu pihak kampus untuk mengajar mahasiswa. Selain itu, staf KBRI juga berkesempatan untuk melakukan promosi dan diplomasi budaya, sosial, dan pendidikan kepada mahasiswa yang mengambil jurusan bahasa Indonesia.

Pada awal tahun 2010, alumni jurusan Bahasa Indonesia dari kedua kampus ini juga menjadi dosen Bahasa Indonesia untuk mengajar di jurusan Bahasa Indonesia di kampus mereka.
Banyak juga mahasiswa alumni jurusan Bahasa Indonesia di sini yang telah mendapatkan beasiswa Darmasiwa RI dan KNB di Indonesia. Rata-rata mereka yang pernah mendapatkan beasiswa tersebut kembali ke Uzbekistan untuk bekerja dengan KBRI, menjadi dosen Bahasa Indonesia, menjadi diplomat, dan bekerja di bidang pariwisata dengan pangsa pasar turis dari Indonesia. Mereka tinggal dan belajar di Indonesia minimal 6 bulan. Jadi, saat mereka kembali ke Uzbekistan sudah bisa berbahasa Indonesia dengan baik dan lancar.
Di UzSWLU dan TSUOS terdapat dua dosen utama Bahasa Indonesia yang menjadi penanggung jawab terhadap matakuliah dan mahasiswa jurusan Bahasa Indonesia. Kedua dosen tersebut juga merupakan lulusan dari beasiswa Darmasiswa RI. Mereka sudah mengajar bahasa Indonesia di kampus selama lebih kurang 4 tahun.

Keberadaan dosen tersebut sangat membantu dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dan menjaga jurusan ini tetap ada hingga sekarang. Pada tahun 2015 hingga 2016, pemerintah RI melalui Kemristekdikti mengirimkan tenaga pengajar dosen Bahasa Indonesia ke kampus di Uzbekistan untuk mengajar selama 1 semester. Pengiriman dosen ini bertujuan agar mahasiswa Uzbekistan dapat belajar langsung dari penutur asli bahasa Indonesia. Program pengiriman dosen bahasa Indonesia ini di bawah tanggung jawab program SAME. Selain mengajarkan Bahasa Indonesia, dosen juga diharapkan dapat mengajarkan budaya dan promosi tentang wisata Indonesia kepada mahasiswa dan masyarakat umum di Uzbekistan.

Pada tahun 2017, pemerintah RI melalui PPSDK, Badan Bahasa, dan Kemdikbud melanjutkan proses pengiriman dosen Bahasa Indonesia ke Uzbekistan. Pengiriman tersebut juga bertujuan sama yaitu agar bahasa Indonesia semakin dikenal dan tetap bertahan menjadi salah satu matakuliah pilihan yang masuk dalam kurikulum pendidikan di UzSWLU dan TSUOS. Perbedaan dengan program dari SAME adalah dosen ditugaskan selama 1 tahun untuk mengajar di Uzbekistan. Selain itu, dosen yang dikirim ke sini adalah dosen lulusan dari jurusan Bahasa Indonesia. Jadi, lebih sesuai dengan bidangnya.
Motivasi dari mahasiswa saat mereka memilih untuk belajar bahasa Indonesia sangatlah beragam. Ada mahasiswa yang memilih jurusan bahasa Indonesia karena mereka ingin mendapatkan beasiswa ke Indonesia, ingin bekerja di KBRI Tashkent, ingin menjadi diplomat yang bekerja di Indonesia, dan ingin menjadi dosen Bahasa Indonesia di Uzbekistan. Selain alasan-alasan tersebut, mahasiswa juga beranggapan bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa yang mudah dipelajari dan sangat menarik untuk ditekuni. Tidak hanya bahasanya yang mudah, tetapi Indonesia juga memiliki keanekaragaman budaya, tradisi, dan kesenian yang menarik untuk dipelajari lebih dalam. Oleh karena itu, mahasiswa ingin bisa berbahasa Indonesai lebih baik sehingga mereka bisa melanjutkan untuk mempelajari ilmu-ilmu lain dengan bahasa Indonesia kelak.

Seperti halnya di negara lain, di Uzbekistan juga mempunyai kendala dalam pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia. Pertama, jumlah pertemuan tatap muka pelajaran Bahasa Indonesia di sini sangat sedikit, yaitu hanya dua kali dalam satu minggu. Dalam satu kali pertemuan hanya ada 80 menit untuk pelajaran. Kedua, tidak semua mahasiswa yang sudah berada dalam grup jurusan Bahasa Indonesia memiliki motivasi belajar yang tinggi. Hal ini disebabkan oleh beberapa mahasiswa di dalam grup jurusan Bahasa Indonesia adalah mahasiswa yang tidak memilih Bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua mereka. Mereka hanya saja tidak bisa memilih jurusan bahasa yang mereka kehendaki karena jurusan tersebut tidak mencukupi kuota mahasiswanya sehingga mereka harus masuk ke jurusan Bahasa Indonesia. Ketiga, kurangnya pelatihan untuk dosen tetap Bahasa Indonesia di sini menyebabkan aktivitas pembelajaran, materi, media, dan kurikulum yang digunakan kurang efektif untuk bisa meningkatkan pembelajaran Bahasa Indonesia. Seharusnya, ada pelatihan khusus dan rutin untuk dosen-dosen Bahasa Indonesia di sini agar mereka terus mengikuti perkembangan dalam pengajaran dan pembelejaran Bahasa Indonesia sebagai bahasa asing.
- Penulis Prayitno Tri Laksono, M.Pd., Dosen FKIP UNISMA Malang, Pengajar BIPA PPSDK di Uzbekistan State World Languages University
- Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi http://www.kui.unisma.ac.id
- Popular Article atau Rubrik Opini http://www.kui.unisma.ac.id adalah terbuka untuk umum. Panjang naskah sekitar 500-600 kata (berbahasa Indoneisa atau bahasa Internasional). Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
- Naskah dikirim ke alamat e-mail: kui@unisma.ac.id
- Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.
Belajar Merawat Destinasi Gaya Turki oleh Dr. Hj. Ana Rokhmatussa’diyah, SH., MH Dosen Fakultas Hukum UNISMA Malang
Dengan beberapa kawan, saya mengunjungi Turki. Negara yang satu ini (diantara banyak negara lain) menarik minat Saya karena banyak cerita bersejarah. Sampai ada yang bilang “silahkan kunjungi belahan dunia manapun, tapi jika belum mengunjungi Turki, hidup berwisata terasa hampa”.
Betul dari kawan yang bilang tadi, bahwa Turki harus diagendakan dalam hidup ini jika beminat dalam kancah wisata dunia. Begitu saya mengunjungi turki dan kawan-kawan, kami dibuat terpesona oleh sejumlah destinasinya. Luar biasa negara ini.
Menikmati destinasi di Turki sambil berjalan kaki di sejumlah area, tidak membuat fisik sangat penat, dan bahkan terasa lebih menghibur dan menyenangkan, sehingga dapat memberi kesan yang dalam, bahwa di Turki, ada banyak ragam kenangan yang tidak terlupakan, ada pesan tersirat yang butuh disampaikan ke penjuru dunia.
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
Kita tahu, bahwa Turki terletak persis di antara benua Asia dan Eropa. Turki adalah sebuah negara istimewa yang tersohor akan kekayaan sejarah dan budaya, serta keunikan (keragaman) alamnya.
Sumberdaya pariwisata atau ragam “kekayaan” Turki pun ditahbiskan dunia dengan adanya 11 situs UNESCO World Heritage yang tersebar di seluruh penjuru negara. Pernyataan dunia tentang destinasi Turki yang istimewa tidak mengada-ada, karean destinasinya memang layak dikunjungi oleh Wisatawan mancanegara (Wisman) dan menjadi bagian dari kekayaan dunia yang patut diapresiasi oleh bangsa manapun di muka bumi.
Sebagai salah satu contoh. Para penikmat travelling tentu tidak melewatkan salah satu kunjungannya ke kota Anatolia. Anatolia dikenal sebagai kota yang terletak di selatan Turki dengan panorama laut Mediterania yang cantik. Panorama laut ini sangat mengesankan dan membuat betah para travellers yang senang berlama-lama menikmati laut.

Kota kecil itu sangat cocok dijadikan tempat peristirahatan karena suasananya yang tenang. Secara garis besar, kota ini terbagi menjadi dua bagian: kota tua dan kota baru. Bangunan di kota tua ini bercorak Ottoman, dinding bercat putih dengan kerangka kayu berwarna coklat. Sedangkan di kota baru bangunannya bergaya modern. Salah satu landmark paling terkenal di kota tua Anatolia adalah Hadrian’s Gate. Gerbang ini dibangun untuk menghormati Kaisar Rowami, Hadrian, berkunjung ke Anatolia pada saat itu.

Peninggalan Kekaisaran Romawi sangat terasa di kota ini, seperti Amphiteater Aspendos yang dibangun menyerupai Colosseum di Roma, Italia. Hal ini mengisyaratkan ciri khas ampiteater bergaya Romawi adalah bangunannya yang tertutup sehingga pandangan penonton fokus ke arena pertunjukan. Sampai sekarang, Amphiteater berusia dua ribu tahun ini masih aktif digunakan sebagai arena pertunjukan Aspendos International Opera and Ballet Festival.
Puluhan destinasi lain sangat banyak dan beragam di Turki. Negara dengan bangunan artistik ini memang sengaja membentuk dirinya supaya bukan hanya menjadi kebesaran kekayaan lokal dan nasional, tetapi bisa menjadi kekayaan antar bangsa (dunia).
Itu tidak lepas dari kuatnya atau seriusnya pemerintah memperhatikan kekayaan bersejarah, yang perhatiannya ini ditunjukkan dengan keseriusan pula. Terhadap sumberdaya pariwisata global ini, pemerintah menunjukkan pada dunia, bahwa kekayaan sejarah tidak akan sia-sia jika dirawat dengan sebaik-baiknya.
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
Kerja keras pemerintah (negara) Turki dalam merawat destinasi yang dimilikinya, betul-betul membuahkan hasil. Setiap pihak yang mengunjungi destinasinya dibuat puas, yang seolah-olah dirinya telah dimanjakan atau diberi kepuasan psikologis oleh negara dan rakyat Turki.
Selain itu, pemeritah dan masyarakat Turki gencar mempublikasikan pada masyarakat dunia tentang segala bentuk keindahan destinasinya dan manajemen perawatannya. Wisatawan internasional yang mengunjungi Turki disambutnya dengan baik dan ditunjukkan tentang sejarah dan perkembangan destinasinya.
Tentu saja Langkah pemerintah Turki tersebut layak dijadikan obyek pembelajaran oleh pemerintahan Indonesia dalam menata atau mengelola destinasi yang dimilikinya. Negara Indonesia ini kaya dengan sumberdaya pariwisata yang tidak akan kalah indahnya dibandingkan dengan negara manapun, termasuk Turki, tapi salah satu kelemahan yang menonjol adalah masih kurang seriusnya merawat segala destinasinya.
Kita (bangsa Indonesia) akan bisa menjadi maju atau lebih baik dibandingkan dengan sekarang dalam “menjual” obyek wisatanya, jika pihak-pihak yang mendapatkan kepercayaan, khususnya pemerintahan lokal gencar atau serius memperhatikan berbagai aspek kelemahan seperti pembangunan infrastruktur yang digunakan untuk mempermudah akses wisatawan yang akan mencari dan mengunjungi destinasi.

Publikasi obyek wisata (destinasi) sudah mulai gencar dilakukan oleh pemerintah karena dukungan perkembangan teknologi informasi, namun sekali lagi, dukungan pembangunan secara riil untuk memperoleh akses ke lokasinya, masih belum tergarap dengan maksimal.
- Penulis Dr. Hj. Ana Rokhmatussa’diyah, SH., MH adalah Doktor Ilmu Hukum, Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Malang (UNISMA), Penulis sejumlah Buku, Ketua Pokja 1 TP PKK Kota Malang, Owner PT. Basmallah Utama Tour.
- Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi http://www.kui.unisma.ac.id
- Popular Article atau Rubrik Opini http://www.kui.unisma.ac.id adalah terbuka untuk umum. Panjang naskah sekitar 500-600 kata (berbahasa Indoneisa atau bahasa Internasional). Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
- Naskah dikirim ke alamat e-mail: kui@unisma.ac.id
- Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.
Muhibah Akademik di Negeri Imam Syafi’i Brunei Darussalam oleh Dr. Winarto Eka Wahyudi, M.Pd.I., Alumnus Program Doktor Pendidikan Agama Islam Pascasarjana UNISMA Malang
Jika boleh mengandaikan Nahdlatul Ulama mendirikan negara, maka kemungkinan besar Brunei Darusasalam adalah bayangan yang paling nyata. Dalam serentang waktu 14 hari, tepatnya dalam kurun 27 Januari -9 Februari 2019 lalu, kami rombongan mahasiswa S3 Prodi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Malang (UNISMA) berkesempatan mengunjungi “negara Nahdlatul Ulama” (daulah nahdliyah). Jika di Indonesia aswaja an-nahdliyah bergerak pada aspek kultural, maka di negara yang berjarak selemparan batu dengan Kalimantan ini, ahlusunnah wal jamaah menjelma menjadi madzhab resmi negara.
Dalam rangka overseas short study sekaligus joint student conference, kami sebanyak 16 mahasiswa program beasiswa 5000 Doktor Kementerian Agama RI angkatan 2016 UNISMA Malang berkesempatan belajar selama empat belas hari di dua Universitas bergengsi di Brunei Darusalam, yaitu di Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA) dan Kolej Universiti Perguruan Ugama Bandar Seri Begawan (KUPUSB).

Di negara yang dipimpin oleh Sultan Hassanal Bolkiah ini, madzhab syafi’i mendapat posisi yang prestisius. Sebagaimana pengamatan kami selama berada di sana, tradisi keislaman masyarakat Brunei sama persis dengan yang selama ini dilakukan oleh warga nahdliyin. Bahkan keistimewaan madzhab syafi’i ini, termaktub dalam Akta Majlis Agama Islam dan Mahkamah-Mahkamah Kadi Penggal 77, bab 43 (1) yang menyatakan:
“dalam membuat dan memberi mana-mana fatwa dengan cara yang ditetapkan terdahulu sebelum ini Majlis dan Jawatan Kuasa Undang-Undang biasanya menurut kaul yang muktamat daripada madzhab syafie”
Gemerlap cahaya madzhab syafi’i semakin benderang di Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA) yang menjadi camp akademik kami selama di sana. Bahkan di kampus ini, mempunyai lembaga kajian khusus yang diberi nama Pusat Penyelidikan Madzhab Syafi’i, lengkap dengan perpustakaan pusat yang juga mempunyai ruangan khusus bertajuk Madzhab Syafi’i Collection (KMS)/ al-majmu’ah al-madzhabu asy-syafi’i. Bahkan yang menarik, untuk mempublikasikan pemikiran imam syafi’i dan ulama-ulama syafi’iyah, UNISSA memiliki jurnal khusus bertaraf antarbangsa (internasional) yang berjudul Jurnal al-Shafi’i, ditulis dalam tiga bahasa: Inggris, Arab dan Melayu.

Bisa dibilang, UNISSA merupakan kepanjangan tangan dari negara untuk mengkampanyekan madzhab syafi’i secara akademik kepada warga di sana. Hal ini dikarenakan seluruh kampus berada dalam naungan Sultan. Begitupun dengan Kolej Universiti Perguruan Ugama Bandar Seri Begawan (KUPUSB), yang mempunyai jarak beberapa menit dari UNISSA juga mempunyai amanah akademik untuk mengajarkan madzhab Syafi’i atas amanah Sultan. Kampus Islam yang disebut terakhir ini, secara khusus berorientasi melahirkan tenaga pendidik yang berhaluan aswaja bermadzhab syafi’i dalam rangka mengokohkan kedudukan agama Islam di Negara yang memiliki kredo “Islam Melayu Beraja” ini .
Posisi madzhab syafi’i yang istimewa ini, bahkan telah dilegitimasi menjadi hukum syariah negara yang disebut sebagai Hukum Kanun Brunei (HKB). Di dalamnya banyak mengatur beragam hukum adat dan syara’ yang meliputi: undang-undang keluarga islam, undang-undang muamalat harta, undang-undang tanah maupun administrasi negara dan hukum acara. Bahkan HKB sudah menyentuh hukum jinayah: semisal hudud dan Qisas. Namun khusus untuk bab Jinayah, saat ini sedang dalam proses pengkajian Pusat Dakwah Islamiyah dan Kementerian Ugama.

Kegiatan akademik lintas negara ini, merupakan tindak lanjut dari hasil MoU antara UNISMA dengan UNISSA dan KUPUSB yang diadakan tahun lalu. Bahkan, kami disana sempat berkunjung dan disambut hangat oleh Duta Besar Indonesia untuk negara Brunei.
Selama melakukan muhibah akademik kurang lebih dua minggu disana, kami tak menyia-nyiakan kesempatan untuk menjelajahi tempat-tempat ikonik dan bersejarah di Brunei Darussalam, misalnya: Institut Tahfiz Al-Quran Sultan Hassanal Bolkiah, Masjid Jame’ Asr Sultan Hasanal Bolkiah, Masjid Omar Ali Saifuddin (nama diambil dari ayahanda Sultan), Pusat Dakwah Islamiyah Brunei, musuem alat kebesaran diraja Brunei dan lain sebagainya.
- Penulis Dr. Winarto Eka Wahyudi, M.Pd.I adalah Peserta Program Overseas Study UNISMA Malang ke UNISSA Brunei Darussalam tahun 2019, Lulusan Program Studi Doktoral Pendidikan Agama Islam Multikultural Program Pascasarjana UNISMA Malang (Program beasiswa 5000 Doktor Kementerian Agama RI angkatan 2016). Saat ini sebagai Dosen FAI Universitas Islam Lamongan (UNISLA) dan Ketua Lakpesdam NU Kab Lamongan.
- Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi http://www.kui.unisma.ac.id
- Popular Article atau Rubrik Opini http://www.kui.unisma.ac.id adalah terbuka untuk umum. Panjang naskah sekitar 500-600 kata (berbahasa Indoneisa atau bahasa Internasional). Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
- Naskah dikirim ke alamat e-mail: kui@unisma.ac.id
- Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.
Program Beasiswa Darmasiswa Oleh Malak Rabaa Mahasiswi UNISMA Malang Asal Palestina
Pada kesempatan ini, saya ingin menceritakan tentang program darmasiswa yang diberikan oleh pemerintah Indonesia kepada orang-orang asing di seluruh dunia. Program darmasiswa merupakan program penting untuk semua orang asing, karena saya rasa semua masyarakat Indonesia merupakan saudara-saudara untuk seluruh dunia. Program darmasiswa juga merupakan program yang bagus karena dari pertama saya ingin mendaftar, ada hubungan baik dari kedutaan Republik Indonesia dan mereka selalu peduli dengan orang-orang asing.

Ketika saya datang ke Indonesia saya sedikit khawatir karena saya tidak lancar berbicara bahasa indonesia tetapi alhamdulillah saya sudah dibantu oleh program darmasiswa dan Universitas islam malang yang sangat bagus sehingga saya sudah lancar bahasa Indonesia. Pertama kali ketika baru tiba di Indonesia ada seorang pemandu dan penerjemah. Hal itu bagus menurut saya. Selama dua hari berada di hotel di Jakarta saya bertemu dengan dua orang arab yang mengikuti program darmasiswa di universitas yang lain, mereka menyambut saya dengan baik dan memberi tahu saya beberapa informasi tentang budaya masyarakat yang ada di Indonesia. Dari informasi yang saya dapat, saya berharap bisa belajar bahasa Indonesia dengan baik dan lancar. Kemudian yang membuat saya senang sekali karena selama belajar bahasa Indonesia bisa mendapat budaya Indonesia yang sangat beragam dan saya menikmati proses itu. Hal yang saya dapat dari program darmasiswa adalah mendapatkan teman-teman baru dari berbagai negara, mereka sangat ramah dan baik. Saya sangat bangga terhadap mereka.
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
Setelah pembukaan program darmasiswa di jakarta, dari Jakarta saya berangkat ke Malang dengan pesawat terbang. Di dalam pesawat saya berkenalan dengan teman-teman darmasiswa lain yang akan pergi ke Malang juga. . Sampai di Malang kami langsung disambut oleh kawan- kawan dari Universitas Islam Malang dan dibawa ke tempat tinggal kami. Di sini berkumpul banyak orang dari seluruh daerah di Malang dan Indonesia.
Saya tinggal bersama mahasiswa-mahasiswa darmasiswa yang berasal dari berbagai negara, mulai dari Syria, Tajikstan, dan Japang. Di sini kami hidup bersama saling membaur satu sama lain. Kami saling membantu dalam hidup di asrama. Selain teman darmasiswa saya juga memiliki teman-teman Indonesia khususnya dari Malang, mereka tinggal di lingkungan tempat tinggal kami. Ada teman perempuan dan teman laki-laki. Mereka semua sangat ramah terhadap kami. Setiap hari mereka menyapa kami ketika hendak ke kampus dan mereka selalu membantu saya dalam mempelajari dan mempraktikkan kemampuan berbicara bahasa Indonesia. Mereka sudi membantu menjelaskan setiap kata-kata yang saya tidak mengerti baik itu nama-nama benda, kata kerja atau kata-kata yang sering digunakan dalam pergaulan sehari-hari (kata-kata nonformal).
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
Teman-teman Indonesia sering mengajak saya jalan-jalan ke kota dan pergi berbelanja ke pasar. Ketika hari libur mereka mengajak saya pergi ke pantai untuk bertamasya biar tidak suntuk terus- menurus belajar di kamar.
Mempelajari bahasa Indonesia sangat susah karena kalimat dalam bahasa Indonesia memiliki susunan yang jauh berbeda dengan kalimat dalam bahasa Arab. Saya harus mempelajari kata per kata dengan cara mencatat di buku harian. Setiap hari saya selalu menambah kosakata baru di dalam buku catatan kecil saya dan saya mulai menghafal satu per satu. Saya selalu mencoba melafalkan kata-kata tersebut secara berulang kali, supaya mudah saya ingat dan tidak cepat lupa. Setiap hari saya mencatat 15 sampai dengan 20 kata per hari dan itu sangat berat bagi saya, karena saya masih baru belajar bahasa Indonesia, tetapi saya tetap berusaha untuk bisa berbicara bahasa Indonesia dengan benar. Selain teman, saya juga dibantu oleh guru- guru di kelas, mereka mengajarkan kami bahasa Indonesia dari pagi sampai sore. Guru-guru kami sangat pintar dan bisa mengajar Bahasa Indonesia dengan baik.
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
Universitas Islam Malang (UNISMA) juga punya banyak fakultas dan banyak kelas-kelas yang bagus, contohnya: kelas kita di PIBA bagus sekali dan sangat indah. Meja-mejanya bagus dan kursi-kursinya baik. Asrama yang disediakan oleh UNISMA bagus sekali. Setiap orang memiliki kamar sendiri, setiap kamar punya (ac), dua tempat tidur, meja belajar, lemari, dan asramanya bersih sekali.
Beasiswa dari darmasiswa sangat cukup untuk hidup kita selama satu bulan dan bisa membeli semua sesuatu yang kita mau. Semua orang di dunia pasti tertarik dengan program darmasiswa karena sangat nyaman dan membuat kedamaian dengan banyak negara. Sekarang saya ingin menceritakan tentang pengalaman saya selama program darmasiswa. Pengalaman saya selama program darmasiswa merupakan pengalaman yang paling berkesan selama hidup saya. Pada hari pertama saya datang ke Indonesia, saya mulai kenal dengan teman-teman baru yang berasal dari banyak negara. Saya sempat tinggal di Jakarta selama dua hari. Dua hari itu merupakan momen yang paling saya nikmati untuk berkenalan dengan teman-teman baru. Kemudian saya teringat momen yang tidak terlupakan saat saya menekmati budaya-budaya Indonesia yang sangat beragam.. Kemudian setelah dua hari di jakarta kita pindah ke kota Malang.
Saya mau berbicara sekilas tentang makanan Indonesia terutama di Malang . Di Indonesia ada banyak jenis makanan tetapi semua makanan Indonesia pada umumnya nasi, karena indonesia terkenal sebagai negara penanam padi di sawah. Pertama: nasi goreng, kedua: nasi Padang, ketiga: nasi kuning, keempat: nasi uduk, kelima: nasi briyani. Sudah banyak makanan yang pernah saya makan. Berbeda dengan negara saya, di Palestina saya selalu makan roti. Oleh sebab itu saya susah untuk makan nasi setiap hari, namun karena sudah bisa berbicara bahasa indonesia pasti bisa makan nasi setiap hari dan suka pedas karena Indonesia terkenal di makanan yang pedas. Pertama kali saya berada di sini, saya tidak makan nasi karena tidak suka. Semua menunya nasi, dimana-mana nasi tidak ada roti. Saya susah karena tidak biasa makan nasi, tetapi karena saya tidak mendapatkan roti akhirnya saya harus makan nasi juga dan sekarang saya sudah biasa makan nasi.
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
Selain mengenal makanan Indonesia saya juga ingin mengenalkan makanan palestina kepada orang-orang Indonesia, salah satunya maqlubah yaitu makanan tradisional palestina terbuat dari nasi, terong dan ayam. Disini saya dibantu oleh teman-teman yang menyiapkan peralatan untuk membuat makanan ini. Mereka sangat senang bisa merasakan makanan tradisional palestina.
Saya juga ingin mengucapkan tentang budaya Indonesia, budaya Indonesia khususnya Malang bagus sekali. Budayanya beragam dan sesuai dengan syariat agama. Saya menikmati hal itu, dan menurut saya budaya Aceh lebih dekat dengan budaya Arab karena pakaian dan ucapan selalu menggunakan kata-kata dari bahasa arab dan kata-kata sapaan seperti bahasa arab. Ada banyak kata-kata dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata-kata bahasa arab seperti tamasya, lafadh, qurban, qari, gitar, salam, gamis, kitab dan lain-lain. Ini sangat membantu saya memahami kata-kata bahasa Indonesia. Semoga saya cepat bisa berbicara bahasa Indonesia!
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
Ini adalah perasaan saya selama program darmasiswa. Semoga sukses selalu dan hubungan dengan seluruh dunia semakin baik lagi. Saya sangat sedih karena program ini sebentar lagi akan habis, itu berarti saya akan meninggalkan Indonesia dan kawan-kawan saya disini.
Segala penghormatan dan penghargaan kepada pemerintah Republik Indonesia terutama program darmasiswa atas memberikan kita kesempatan bagus ini untuk mendapat ilmu yang bermanfaat. Saya benar- benar tidak akan pernah melupakan pengalaman berharga ini, pengalaman ini akan saya ceritakan kepada keluarga saya, teman-teman saya, dan juga anak-anak saya nanti. Terima kasih saya ucapkan kepada penyelenggara program ini, karena melalui program ini saya bisa dipertemukan dengan orang-orang seluruh dunia, berinteraksi dengan mereka dan saling berbagi informasi mengenai budaya dan adat istiadat di Negara masing-masing, sekali lagi terima kasih darmasiswa, dan terima kasih Indonesia!
Insyaa Allah saya akan mendaftar satu tahun lagi biar semakin lancar. Maafkan saya kalau ada kesalahan kata.
Ayo Kuliah dan Daftar di UNISMA Malang sekarang!
Pendaftaran bisa melalui online: http://pmb.unisma.ac.id/
- Penulis Malak Rabaa adalah Mahasiswi Program Beasiswa Darmasiswa Kemendikbud di Universitas Islam Malang (UNISMA Malang) Asal Palestina
- Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi http://www.kui.unisma.ac.id
- Popular Article atau Rubrik Opini http://www.kui.unisma.ac.id adalah terbuka untuk umum. Panjang naskah sekitar 500-600 kata (berbahasa Indoneisa atau bahasa Internasional). Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
- Naskah dikirim ke alamat e-mail: kui@unisma.ac.id
- Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.







