Sosialisasi Layanan Izin Tinggal Keimigrasian dan Kependudukan Mahasiswa Asing Universitas Islam Malang

UNISMA, 16 Oktober 2024 – Universitas Islam Malang (UNISMA) menyelenggarakan pertemuan mengenai pelayanan imigrasi dan izin tinggal bagi mahasiswa internasional. Acara yang dilaksanakan di Gedung Rektorat UNISMA ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada mahasiswa internasional yang kuliah di Universitas Islam Malang mengenai peraturan dan prosedur yang mengatur izin tinggal. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pejabat Kantor Imigrasi Kelas I Malang, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Wakil Rektor I dan Staff UNISMA.

Mahasiswa internasional dari berbagai negara juga berpartisipasi secara langsung dalam diskusi serta sesi tanya jawab. Dalam sambutannya Wakil Rektor I UNISMA dr. Hj. Erna Sulistyowati, M.Kes., Ph.D menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah agar mahasiswa internasional dapat memahami dan mematuhi peraturan hukum yang berlaku di Indonesia, “Kami ingin  mahasiswa internasional kami dapat belajar dengan nyaman dan aman di UNISMA. Melalui sosialisasi ini diharapkan mereka memiliki pengetahuan yang baik tentang prosedur izin tinggal dan administrasi kependudukan” ungkap Wakil Rektor I.

Peewakilan dari pihak Imigrasi Malang memberikan penjelasan terkait mekanisme pengurusan Izin Tinggal Sementara (ITAS ) dan Perpanjangan Izin Mahasiswa Asing di UNISMA. Sementara itu, perwakilan dari Disdukcapil menjelaskan tata cara pengurusan dokumen kependudukan, termasuk penerbitan Surat Keterangan Kependudukan yang diperlukan bagi pelajar internasional untuk berbagai keperluan administrasi di Indonesia.

Acara ini tidak sebatas sambutan formal saja, namun juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa internasional untuk bertanya dan mendiskusikan kendala yang mereka hadapi dalam proses administrasi. Pertanyaan yang di tanyakan yaitu cara memperpanjang ITAS Anda secara online, langkah-langkah melaporkan perubahan data pribadi dan pedoman imigrasi terkini mengenai masa berlaku izin tinggal. Melalui kegiatan ini, UNISMA berharap dapat terus memberikan dukungan optimal kepada mahasiswa internasional agar dapat konsentrasi studinya tanpa kendala administrasi yang besar.

FGD UNISMA : MEMBANGUN JEMBATAN EMAS KERJA SAMA DENGAN INSTITUSI PENDIDIKAN DAN PERUSAHAAN DI JEPANG

Forum Group Discussion (FGD) yang diadakan oleh Universitas Islam Malang (UNISMA) Pada 14 Oktober 2024, tidak hanya sekadar mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang, tetapi juga membuka peluang baru bagi dunia pendidikan di kedua negara. Bertempat di Gedung Rektorat UNISMA, acara ini dihadiri oleh Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya, dalam upaya bersama membahas berbagai potensi kolaborasi. Fokus utama dari diskusi ini adalah pembangunan jembatan kerjasama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia.

Rektor UNISMA, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., menyampaikan dalam sambutannya bahwa UNISMA melihat Jepang sebagai salah satu mitra strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan terbukanya peluang kerjasama dengan universitas-universitas dan perusahaan-perusahaan di Jepang, UNISMA berharap para mahasiswa dan dosen dapat memperoleh akses terhadap program pendidikan yang lebih maju, serta berbagai peluang penelitian kolaboratif. Langkah ini diharapkan dapat mendukung lulusan UNISMA untuk lebih siap bersaing di pasar global dengan memiliki wawasan internasional dan keahlian yang relevan dengan kebutuhan industri.

Tak hanya dari sisi pendidikan, FGD ini juga membahas kemungkinan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan Jepang, yang memiliki keunggulan dalam inovasi teknologi dan industrialisasi. Bapak Takeyama Ken-ichi, Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya, menyampaikan optimismenya terhadap kolaborasi ini. Menurutnya, perusahaan-perusahaan Jepang memiliki ketertarikan besar untuk menjalin kerjasama dengan institusi pendidikan seperti UNISMA, terutama dalam hal pengembangan teknologi dan sumber daya manusia. Potensi kerjasama ini tidak hanya terbatas pada penelitian, tetapi juga mencakup pertukaran teknologi, dan peluang kerja bagi lulusan UNISMA di perusahaan-perusahaan Jepang.

Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan dapat menciptakan program pertukaran budaya yang memperkenalkan mahasiswa dari kedua negara pada tradisi dan nilai-nilai masing-masing, sehingga memperkuat hubungan antarmasyarakat dan menciptakan pemahaman yang lebih mendalam tentang kebudayaan Jepang dan Indonesia. Penguatan kerjasama di bidang budaya ini juga diharapkan mampu menciptakan harmoni dan saling pengertian yang lebih baik antara kedua negara.

FGD ini merupakan awal dari langkah konkret UNISMA untuk memperluas jaringan internasionalnya dan berkomitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan serta kesejahteraan mahasiswa dan dosen. Dengan terbukanya jalur kerjasama ini, UNISMA berkomitmen untuk terus meningkatkan daya saingnya di kancah internasional, menjadikan lulusan-lulusan UNISMA siap menghadapi tantangan global, dan memperkokoh hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang di masa mendatang.

Focus Group Discussion (FGD) Peluang Kerja Sama antara Universitas Islam Malang (UNISMA) dan Universitas di Turki

Oktober 11, 2024 bertempat di Drs. KH. Abdul Ghofur Lt. 4 Gedung Umar bin Khattab, telah berlangsung kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Peluang Kerja Sama antara Universitas Islam Malang (UNISMA) dan Universitas di Turki”. Acara ini dihadiri oleh Rektor UNISMA, Bapak Prof. Drs. H. Junaidi, M. Pd., Ph.D, bersama Konsul Jenderal Republik Indonesia di Turki, Bapak Darianto Harsono, serta perwakilan dari sejumlah universitas terkemuka di Turki.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Rektor UNISMA yang menyampaikan rasa terima kasih kepada Konsul Jenderal atas dukungan yang diberikan. Beliau menjelaskan tujuan FGD ini untuk memperluas peluang kerja sama internasional, khususnya dengan universitas-universitas di Turki. Istanbul University menjadi salah satu universitas yang menonjol dalam diskusi, dengan rencana pembukaan Program Studi Bahasa Indonesia di kampus tersebut sebagai bagian dari program internasional mereka.

Rektor UNISMA juga memperkenalkan profil UNISMA kepada para hadirin, menjelaskan bahwa UNISMA telah berkembang menjadi salah satu universitas terkemuka di Indonesia dengan berbagai program studi unggulan, seperti Pendidikan Agama Islam, Teknik, Ekonomi, Hukum, Pertanian, dan Ilmu Kesehatan. Beliau menekankan pentingnya memperkuat kerja sama akademik dengan Turki yang memiliki sejarah pendidikan tinggi yang kuat serta menjadi pusat kebudayaan Islam.

Konsul Jenderal RI, Bapak Darianto Harsono, memberikan dukungan penuh atas inisiatif ini, menyatakan bahwa kerja sama dalam bidang pendidikan tidak hanya akan mempererat hubungan diplomatik, tetapi juga menjadi sarana untuk berbagi ilmu, teknologi, dan budaya antara kedua negara. Beliau menekankan pentingnya promosi bahasa dan budaya Indonesia di Turki melalui pembukaan Program Studi Bahasa Indonesia di Istanbul University.

Setelah sambutan, diskusi antara perwakilan UNISMA dan universitas-universitas Turki berlangsung konstruktif, membahas berbagai peluang kerja sama, termasuk pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, serta pengembangan program akademik yang inovatif. Diskusi ini diakhiri dengan penandatanganan nota kesepahaman awal antara UNISMA dan Istanbul University terkait pembukaan Program Studi Bahasa Indonesia dan komitmen untuk terus mengembangkan berbagai kerja sama di bidang pendidikan dan penelitian.

Kunjungan Akademisi di College of Law, National University of Kaohsiung, Taiwan

September 18 – Desember 01, 2024 Dr. Fitria Dewi Navisa, SH, MKn, MH, dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Malang, telah berhasil terpilih untuk mengikuti program Visiting Scholar di College of Law, National University of Kaohsiung, Taiwan. Dalam kegiatan ini, Dr. Fitria bertujuan memperluas jaringan akademik dan mendalami sistem hukum yang berbeda melalui interaksi dengan akademisi dan mahasiswa di Taiwan.

Selama program berlangsung, ia terlibat dalam penelitian yang dibimbing oleh Prof. Dr. Hsing-Hao Wu dari Departemen Hukum Ekonomi dan Keuangan, serta berpartisipasi dalam seminar, diskusi panel, dan memberikan kuliah tamu. Melalui pengalaman ini, Dr. Fitria berharap dapat memperkaya pengajaran dan penelitian di Fakultas Hukum Unisma serta membawa perspektif baru yang bermanfaat untuk pengembangan kurikulum.

Selain itu, partisipasi Dr. Fitria dalam program internasional ini juga memperkuat reputasi Fakultas Hukum Universitas Islam Malang di kancah global. Keterlibatan dalam berbagai kegiatan akademik di tingkat internasional menjadi bukti nyata bahwa Fakultas Hukum Unisma terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian, sekaligus menjalin kolaborasi dengan universitas-universitas terkemuka di luar negeri.

Secara keseluruhan, partisipasi Dr. Fitria dalam program Visiting Scholar ini tidak hanya menguntungkan dirinya sebagai akademisi, tetapi juga diharapkan membawa manfaat besar bagi Universitas Islam Malang. Dengan pengalaman dan pengetahuan yang diperolehnya, Dr. Fitria diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan ilmu hukum di Indonesia serta memperkaya diskusi-diskusi akademik di Fakultas Hukum Unisma, sekaligus memperluas peluang kerja sama internasional di masa depan.

Kegiatan ini diharapkan membawa dampak positif bagi Unisma, sekaligus memperkuat reputasi Fakultas Hukum di kancah internasional, serta berkontribusi pada kemajuan ilmu hukum di Indonesia.

Unisma Malang Tingkatkan Kolaborasi Internasional dengan Jamia Millia Islamia University India

Oktober 3, 2024 Universitas Islam Malang (Unisma) semakin memperluas jalinan kerja sama internasional, kali ini dengan Jamia Millia Islamia University (JMI) di India. Rektor Unisma, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., yang didampingi oleh Sonny Elfiyanto, Ph.D., Kepala Pusat International Collaboration Research and Development Affairs, memimpin kunjungan resmi tersebut. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi di bidang akademik, termasuk pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, serta penyelenggaraan seminar dan konferensi internasional.

Prof. Junaidi menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah langkah strategis dalam memperluas jejaring internasional Unisma, terutama dengan institusi pendidikan yang memiliki visi yang sejalan, khususnya terkait pendidikan Islam dan pengembangan global. Kerja sama penelitian akan difokuskan pada isu-isu global, seperti teknologi ramah lingkungan, pendidikan inklusif, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dari pihak JMI, Vice Chancellor Prof. Dr. Mohammad Shakeel dan Prof. Mukesh Ranjan, Ph.D., selaku Kepala Hubungan Internasional JMI, menyatakan antusiasme mereka terhadap kerja sama ini. Mereka melihatnya sebagai peluang untuk memperkuat hubungan akademis dan budaya antara India dan Indonesia.

Rencana kolaboratif lainnya termasuk penyelenggaraan konferensi internasional dengan partisipasi pakar-pakar global untuk membahas tantangan dan peluang dalam pendidikan global, terutama dalam peran pendidikan Islam. Kolaborasi ini semakin mengukuhkan posisi Unisma sebagai universitas terkemuka yang aktif dalam jaringan pendidikan internasional, serta mendorong Unisma menuju visi sebagai world class university.

UNISMA dan Edinburg International College Australia Perkuat Kerjasama untuk Pengembangan Pendidikan Global

Oktober 8, 2024 Universitas Islam Malang (UNISMA) terus memperluas jangkauan internasionalnya melalui kerja sama strategis dengan berbagai institusi pendidikan global. Dalam rangka memperkuat kemitraan ini, Rektor Universitas Islam Malang, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama, Dr. Hj. Erna Sulistyowati, M.Kes., Ph.D., dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Alumni, Dr. Muhammad Yunus, M.Pd., melakukan pertemuan penting dengan Dr. Deval Nirmal, CEO dari Edinburg International College, Australia. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas kelanjutan dan penguatan kerja sama dalam bidang pendidikan, khususnya dalam memberikan pengalaman internasional kepada mahasiswa UNISMA.

Dalam pertemuan yang diadakan di kampus UNISMA ini, juga hadir Ketua Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2RP) serta Ketua Lembaga Urusan Internasional (LUI) yang turut mendampingi pimpinan universitas dalam menjalin hubungan strategis dengan mitra luar negeri. Diskusi yang berlangsung hangat dan konstruktif ini difokuskan pada pengembangan program-program kolaboratif yang memungkinkan mahasiswa UNISMA untuk memperoleh kesempatan belajar dan magang di luar negeri, terutama di Australia.

Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., dalam sambutannya, menegaskan pentingnya kerja sama internasional untuk meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global. Beliau juga menyoroti pentingnya pengalaman belajar di luar negeri untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dan wawasan yang lebih luas, khususnya dalam menghadapi tantangan global yang terus berkembang. “Kerja sama dengan Edinburg International College adalah langkah strategis untuk membuka akses lebih luas bagi mahasiswa kami agar dapat belajar dan mengembangkan potensi mereka di luar negeri. Australia, sebagai salah satu destinasi pendidikan terkemuka, menawarkan banyak peluang yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa UNISMA,” ujarnya.

Dr. Deval Nirmal, CEO Edinburg International College, menyampaikan apresiasi terhadap komitmen UNISMA dalam menjalin kerja sama internasional yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia. Menurut beliau, Indonesia, dan khususnya UNISMA, memiliki potensi besar dalam mencetak lulusan berkualitas yang siap bersaing di pasar global. “Kami melihat banyak potensi dalam kolaborasi dengan UNISMA, khususnya dalam hal pengembangan kurikulum internasional, pertukaran pelajar, serta program magang di Australia. Kami akan terus mendukung upaya UNISMA untuk meningkatkan pengalaman internasional mahasiswa,” kata Dr. Nirmal.

Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat hubungan bilateral antara UNISMA dan Edinburg International College. Beberapa rencana yang akan segera diimplementasikan antara lain adalah:

  1. Program Pertukaran Pelajar – Mahasiswa UNISMA akan mendapatkan kesempatan untuk belajar di Edinburg International College dan mendapatkan pengalaman langsung dalam lingkungan pendidikan Australia. Program ini tidak hanya melibatkan aspek akademik, tetapi juga memperkaya mahasiswa dengan keterampilan lintas budaya yang sangat penting di era globalisasi.
  2. Program Magang Internasional – Selain pertukaran pelajar, Edinburg International College juga akan membuka akses bagi mahasiswa UNISMA untuk mengikuti program magang di berbagai perusahaan mitra di Australia. Ini akan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja internasional yang dapat meningkatkan kompetensi mereka di pasar kerja global.
  3. Pengembangan Kurikulum Bersama – Kedua institusi sepakat untuk mengembangkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan global, dengan fokus pada peningkatan keterampilan teknologi, inovasi, dan kewirausahaan. Hal ini sejalan dengan visi UNISMA untuk menjadi universitas yang mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten di tingkat nasional tetapi juga diakui di tingkat internasional.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjasama UNISMA, Dr. Hj. Erna Sulistyowati, M.Kes., Ph.D., dalam pernyataannya menekankan pentingnya percepatan internasionalisasi di UNISMA melalui kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan luar negeri. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di UNISMA dengan menggandeng mitra internasional. Program-program yang kami kembangkan dengan Edinburg International College ini akan memberikan nilai tambah bagi mahasiswa kami, baik dari segi akademik maupun profesional,” ungkap beliau.

Sementara itu, Dr. Muhammad Yunus, M.Pd., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Alumni, menyoroti aspek keagamaan dan pembinaan karakter dalam program kerja sama ini. Menurut beliau, pengalaman belajar di luar negeri tidak hanya memperluas wawasan akademik mahasiswa, tetapi juga membentuk kepribadian yang lebih matang dalam menghadapi berbagai perbedaan budaya. “Kami akan memastikan bahwa mahasiswa yang mengikuti program ini tetap mengedepankan nilai-nilai Islami dan kebangsaan sebagai identitas mereka, sekaligus belajar menghargai keragaman budaya di Australia,” jelasnya.

Kerja sama antara UNISMA dan Edinburg International College diharapkan akan terus berkembang ke arah yang lebih baik, dengan fokus pada pengembangan pendidikan yang berkelanjutan. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari strategi UNISMA dalam mewujudkan visi menjadi universitas berkelas dunia yang mampu menghasilkan lulusan-lulusan unggul yang siap bersaing di era global.

Dengan adanya sinergi ini, mahasiswa UNISMA akan mendapatkan akses lebih luas ke dunia internasional, membuka peluang besar untuk mengembangkan karier, dan memberikan kontribusi nyata dalam memajukan pendidikan dan pembangunan bangsa.